Tim Jokowi-JK 'Pede' Targetkan 70 Persen Suara
Rabu , 04 June 2014, 13:08 WIB
Capres Jokowi Widodo menyampaikan paparannya dalam silaturahmi keluarga besar purnawirawan TNI/Polri di Jakarta, Selasa (3/6). (Republika/Agung Supriyanto)

REPUBLIKA.CO.ID, SANGATTA-- Tim Sukses Pemenangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2 Jokowi-JK di Kabupaten Kutai Timur, Kaltim, menargetkan meraih 70 persen suara untuk pasangan ini pada Pilpres 9 Juli mendatang.

"Tim koalisi partai kami cukup solid dan optimistis akan mampu memenangkan Jokowi-JK dengan 70 suara," kata Ketua Tim Sukses Pemenangan Jokowi-JK, H.Agiel Suwarno, Rabu.

Menurut Agiel, optimisme timnya bisa meraih 70 persen suara karena partai politik pengusung yang tergabung dalam koalisi di Kutim sangat kompak sehingga mudah berkoordinasi. "Seluruh pengurus dalam koalisi pengusung solid dan kompak mulai tingkat kabupaten sampai tingkat akar rumput," ujarnya.

Alasan lainnya adalah nama capres dan cawapres Jokowi dan Jusuf Kalla sangat popluer di kalangan masyarakat. Menurut Agiel Suwarno yang juga anggota DPRD Kutai Timur itu, sejak dibentuknya tim pemenangan Jokowi-JK di Kutai Timur, timnya langsung bergerak melakukan sosialisasi dan mengenalkan kedua calon yang diusung lima parpol itu.

"Saya sangat gembira karena setiap kami turun ke masyarakat, antusias mereka dengan nama Jokowi- JK ini sangat positif," katanya.

Namun demikian, walaupun optimistis meraih kemenangan 70 persen, tim terus bekerja di lapangan dengan semangat dengan cara-cara yang santun seperti kedua tokoh ini. Calon Presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden Jusuf Kalla dengan nomor urut 2 pada Pilpres 9 Juli 2014 diusung lima partai politik yakni PDI Perjuangan, PKB, Nasdem, Hanura dan PKPI.

Sedangkan rivalnya Prabowo Subianto- Hatta Radjasa dengan nomor urut 1 diusung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), PPP, PKS, PAN, Golkar dan PBB.

Redaktur : Bilal Ramadhan
Sumber : Antara
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar