Sementara, Partai Aceh Teratas Untuk DPRK dan DPRA
Friday, 11 April 2014, 06:25 WIB
Aparat keamanan melakukan sosialisasi 'Silahkan Memilih Kami Siap Mengamankan Anda' dengan cara berkeliling di daerah rawan intimidasi pemilu Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Selasa (8/4). (Antara/Rahmad)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH-Hasil rekapitulasi suara sementara dari Desk pemilihan legislatif (pileg) 2014 di Biro  Tata Pemerintahan Setda, Provinsi Aceh, Partai Aceh unggul untuk Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota (DPRK) dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). 

Untuk DPRK seluruh Aceh, jumlah suara yang masuk sampai Kamis (10/4) pukul 12.00 WIB mencapai 138.020 suara. PA meraih 24 persen suara, Golkar memperoleh 11,52 persen suara, Nasdem dengan 11,63 persen, Demokrat peroleh 7,92 persen suara, PPP dengan 6,99 persen suara, PKS peroleh 6,62 persen suara, Gerindra memperoleh 5,93 persen suara, PAN memperoleh 5,15 persen suara.

Lalu, Partai Nasional Aceh (PNA) meraih suara 4,09 persen, Partai Daulad Aceh (PDA) memperoleh 4,06 persen suara, PBB denga 3,32 persen suara, PKB peroleh 2,84 persen suara, PKPI raih 1,79 persen suara, PDI P hanya peroleh 1,68 persen dan Hanura dengan 1,58 persen suara.

Untuk DPRA, jumlah suara yang masuk sampai Kamis (10/4) pukul 12.00 WIB mencapai 112.465 suara. PA juga teratas dengan raihan suara 29,17 persen, disusul Nasdem dengan 11,36 persen suara, Golkar dengan 10,27 persen suara, Demokrat memperoleh 7,93 persen suara, PNA dengan 6,82 persen suara, PKS capai 6,43 persen suara, PAN dengan 6,15 persen suara, PPP peroleh 5,44 persen suara.

Selanjutnya, Gerindra memperoleh 3,75 persen suara, PBB dengan 3,61 persen suara, Partai Daulad Aceh (PDA) dengan 2,75 persen suara, PDI P hanya memperoleh 1,92 persen suara, PKB hanya raih 1,68 persen suara, Hanura dengan 1,65 persen suara dan PKPI memperoleh 1,08 persen suara. 

Redaktur : Muhammad Hafil
Reporter : Rusdy Nurdiansyah
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar