Rabu, 7 Zulhijjah 1435 / 01 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Tata dan Nissan Kepincut Program Mobil Murah

Senin, 24 September 2012, 19:45 WIB
Komentar : 1
Tata Nano
Tata Nano

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Tata Motors berminat dalam program mobil murah dan ramah lingkungan (Low Cost and Green Car) yang dicanangkan pemerintah, namun masih menunggu peraturan presiden terkait persyaratan untuk produk tersebut.

"Pada dasarnya, kami sangat meminati progam LCGC yang ditawarkan pemerintah. Namun, prinsipal di India menunggu kepastian keluarnya peraturan presiden mengenai produk LCGC," kata Manager Public Relations PT Tata Motors Indonesia, Fajar Harianto, di sela Indonesia International Motor Show 2012 di Jakarta, Senin (24/9).

Produk LCGC, menurut Fajar, harus diproduksi secara massal dan dijual dengan harga yang terjangkau. Menurut dia, solusi dari pemerintah hanyalah insentif untuk membuat mobil yang berkualitas dan terjangkau sehingga produsen mau mendukung program LCGC karena menyerap tenaga kerja serta pengurangan gas emisi.

"Mobil dengan harga Rp 100 juta ke bawah harus dibuat dalam jumlah yang banyak," katanya.

Sedangkan PT Nissan Motor Indonesia (NMI) mengharapkan insentif LCGC dari pemerintah segera keluar untuk menciptakan produk ramah lingkungan.

"Produsen akan mengikuti kebijakan pemerintah untuk membuat mobil LCGC. Pada dasarnya, Nissan siap memproduksi kendaraan yang diinginkan pemerintah," kata Wakil Direktur Utama NMI Teddy Irawan.

Teddy menambahkan, salah satu insentif yang bisa diberikan pemerintah kepada industri kendaraan dalam mendukung LCGC antara lain pengurangan pajak barang mewah.

"Kami berharap dalam memproduksi mobil LCGC, Nissan dapat memberikan harga murah melalui berbagai aspek seperti lokalisasi konten kendaraan dan produksi kendaraan di dalam negeri," katanya.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menyulap Lubang Galian Menjadi Danau
TUBAN -- Dalam melestarikan lingkungan, galian tambang yang dilakukan oleh PT Semen Gresik (Persero) Tbk dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Lubang-lubang bekas galian tersebut...