REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Perseroan Terbatas (PT) Toyota Astra Motor menargetkan dapat merebut 35 persen pangsa pasar "sport utility vehicle" atau SUV kelas atas melalui penjualan Toyota Fortuner.
"Kalau SUV, kami menargetkan untuk Fortuner dapat merebut 35 persen dari pangsa pasar, sedangkan untuk Toyota Rush dapat merebut 40 persen pangsa pasar SUV kelas menengah," kata General Manager of Corporate Planning and Public Relation PT Toyota Astra Motor, Widyawati Soedigdo seusai peluncuran Grand New Fortuner di Jakarta, Rabu (8/8).
Menurut dia, saingan dalam pangsa pasar SUV tergantung dari ada atau tidaknya perubahan model kendaraan. Kendati terdapat peraturan baru mengenai pembatasan uang muka pembelian kendaraan roda empat, Widyawati menjelaskan bahwa hal itu tidak terlalu berpengaruh terhadap penjualan SUV Toyota.
"Ke depan, dengan melihat saingan yang ada di pasar, penjualan SUV masih sangat berprospek," kata dia.
Penjualan SUV 4X2 Toyota pada semester I-2012, baik dari varian Fortuner maupun Rush, mencapai 28.635 unit.
Untuk varian Fortuner pada semester I-2012 berhasil terjual sebanyak 10 ribu unit sedangkan Toyota Rush sebanyak 18.635 unit. Sementara itu, jumlah pangsa pasar seluruh kendaraan SUV pada semester I-2012 sebanyak 63.696 kendaraan.
Kemudian, Toyota pada semester I-2012 berhasil mencatat penjualan kendaraan sebanyak 202.230 unit, sementara total pasar kendaraan dalam negeri pada periode yang sama berjumlah 535.262 unit.