Minggu, 2 Muharram 1436 / 26 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ford Tutup Pabrik Perakitan di Fillipina

Rabu, 27 Juni 2012, 16:25 WIB
Komentar : 0
Logo Ford Motor
Logo Ford Motor

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA - Raksasa otomotif AS, Ford, Rabu mengatakan, pihaknya akan menutup pabrik perakitan kendaraannya di Filipina pada akhir tahun. Langkah yang akan mengorbankan 360 pekerja ini disebut sebut menjadi bagian dari restrukturisasi yang sedang berlangsung di seluruh Asia.

Keputusan itu akan menyebabkan negara tersebut tanpa ekspor kendaraan bermotor, presiden Ford Group Filipina Randy Krieger mengatakan dalam sebuah pernyataan.

"Ini adalah keputusan yang sangat sulit. Perusahaan ini mempelajari setiap kemungkinan skenario dan peluang, tetapi kami tidak bisa membuat bisnis yang cukup kuat untuk manufaktur masa depan," tambahnya.

Perusahaan mengatakan telah mengekspor lebih dari 80.000 kendaraan bernilai satu miliar dolar AS ke Thailand, Malaysia dan Indonesia sejak 2002.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Doyan Minum Soda Tampak Lebih Tua?
SAN FRANSISCO -- Sebuah studi menemukan minuman bersoda dapat membuat sel-sel tertentu dalam tubuh menua lebih cepat. Peneliti University of California, San Fransisco menyimpulkan...