Jumat, 26 Syawwal 1435 / 22 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

Presiden: Penggunaan Kendaraan 'Hybrid' Perlu Ditingkatkan

Selasa, 29 Mei 2012, 21:38 WIB
Komentar : 0
AP/Shizuo Kambayashi
Toyota workers assemble parts on new Prius hybrid vehicles at Toyota Tsutsumi Plant in Toyota, central Japan. (photo file)
Toyota workers assemble parts on new Prius hybrid vehicles at Toyota Tsutsumi Plant in Toyota, central Japan. (photo file)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Penggunaan kendaraan yang dapat digerakkan, baik menggunakan BBM maupun tenaga listrik (hybrid) perlu ditingkatkan. Hal ini diungkapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat menyampaikan pidato tentang kebijakan penghematan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (29/5) malam.

"Untuk jangka pendek, kita mendorong penggunaan kendaraan hybrid, yaitu kendaraan yang dapat digerakkan menggunakan BBM maupun tenaga listrik. Jenis kendaraan ini mulai dipasarkan di Indonesia," kata Presiden. Presiden menjelaskan, kendaraan jenis ini sangat menghemat penggunaan BBM.

Untuk jangka menengah dan jangka panjang, Presiden telah menginstruksikan kepada kementerian terkait, terutama Kemendikbud dan kalangan perguruan tinggi, bersama-sama Kementerian Ristek dan Kementerian BUMN, untuk mulai mengembangkan kendaraan listrik buatan dalam negeri.

Sementara itu, untuk mendorong percepatan investasi bagi terwujudnya kendaraan hybrid dan kendaraan listrik, pemerintah akan menerapkan kebijakan yang tepat, seperti pemberian kemudahan dan juga insentif fiskal.

Kebijakan ini diharapkan membuat harga kendaraan hemat bahan bakar dapat dijangkau oleh masyarakat, dan dapat bersaing dengan harga kendaraan yang hanya menggunakan BBM.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Harta itu lezat dan manis, siapa yang menerimanya dengan hati bersih, ia akan mendapat berkah dari hartanya tersebut(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Akhir Sengketa Pilpres 2014
 JAKARTA -- Melalui sidang yang berlangsung sekitar tujuh jam, akhirnya Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan untuk menolak semua gugatan yang diajukan oleh pasangan Prabowo-Hatta. Penolakan...