Rabu , 01 November 2017, 13:15 WIB

Prestasi Bibit Bangsa Makin Kemilau di Kancah Internasional

Red: Gita Amanda
Yamaha
Pelajar Indonesia berhasil menyabet prestasi yang membanggakan dalam ajang kompetisi balap dunia.
Pelajar Indonesia berhasil menyabet prestasi yang membanggakan dalam ajang kompetisi balap dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, Prestasi para penerus bangsa terus memancarkan sinarnya, baik di kancah nasional, maupun internasional. Beragam pencapaian telah ditorehkan oleh sejumlah bibit muda di Tanah Air.

Kemenangan ini, tentunya didapatkan dari keahlian dan dukungan dari beragam sumber, termasuk dari orang-orang sekitar. Beberapa pencapaian yang telah diperoleh oleh para pemenang ini datang dari bidang pendidikan, olah raga, dan juga dari ajang balap Asia.

Pada Juli 2017 lalu, pelajar Indonesia berhasil menyabet prestasi yang membanggakan dalam ajang kompetisi dunia, Olimpiade Matematika Internasional dengan raihan satu medali emas, tiga medali perak, dua medali perunggu, dan empat penghargaan Merit, dalam ajang India International Mathematical Competition (InIMC).

Tak hanya itu, Pada kompetisi Olimpiade Geografi Internasional ke-14 (iGeo 2017) para penerus bangsa ini juga menorehkan catatan kemilau. Putera-puteri terbaik Indonesia berhasil membawa pulang satu emas, dan dua perunggu.

Di sisi lain, pebalap Indonesia, Galang Hendra Pratama sukses meraih podium tertinggi dalam race 2 kelas Asia Production 250 (AP250) gelaran Asia Road Racing Championship 2017 (ARRC 2017) di Sirkuit Madras, Chennai, India (24/9) lalu. Galang sebagai rider yang membesut Yamaha YZF-R25, membuktikan janjinya untuk lebih baik di race 2 setelah finish ke tiga di balapan pertama.

Dalam perjalanan ARRC 2017 yang sudah memasuki putaran ke lima, hasil tersebut merupakan torehan terbaik rider berusia 18 tahun asal Yogyakarta ini. Sedangkan mereka yang finish ke-2, dan ke-3 berasal dari lawan main asal Jepang, Tomoyoshi Koyama dan Takehiro Yamamoto.

"Saat race pertama, Alhamdulillah, saya bisa podium ke-3 dan race ke-2 saya bisa meraih yang lebih maksimal sebagai podium tertinggi," kata Galang.

Ia mengatakan, peran teknisi begitu penting dalam kesuksesan dirinya, karena memberikan set-up motor yang sempurna. Dengan hasil ini, Galang berada di posisi ke enam klasemen sementara AP250.

Pada saat jalannya race kedua kategori AP250 yang berlangsung 10 lap, Galang memimpin jalannya balapan sejak lap awal hingga bendera finis dikibarkan. Selain merebut juara AP250 di ARRC 2017 India, Galang juga mencatat waktu terbaik satu menit 56,105 detik saat race ke dua.

Sedangkan, rekan setim Galang, Rey Ratukore, sayangnya mengalami insiden di tikungan ke-10. Hal ini disebabkan oleh, ban depan yang terkenal sliding atau terpeleset di awal lap. Saat race kedua, Rey mengakui awalnya begitu baik. Akan tetapi, memasuki lap ke-2, Rey berusaha mengejar Anupab di cornering ke-10, dan tiba-tiba terjadi high-side pada bagian ban depan.

"Kejadian tersebut membuat saya tidak bisa melanjutkan lomba. Race final nanti saya akan berusaha untuk mendapatkan hasil yang lebih baik," ungkap Rey dengan optimistis.

Manajer tim Yamaha Racing Indonesia Wahyu Rusmayadi, mengaku bahagia dengan hasil di race pertama yang diperoleh para rider. Ia berharap, race kedua AP250 dapat lebih maksimal hingga memberikan podium pertama. Ia mengucapkan terima kasih kepada Galang yang telah memberikan perfoma terbaik, termasuk pebalap lainnya Rey Ratukore, dan Wahyu Aji.

Tidak lupa, Rusmayadi berterimakasih kepada teknisi yang apik dalam melakukan set-up motor, di mana kondisi race kedua harus berlangsung dalam trek yang basah. "Ini berbeda dengan race awal. Semoga saat final race di Thailand nanti dapat memberikan hasil yang sama," ujar Wahyu.

Perolehan tersebut menambahkan jumlah anak-anak muda Indonesia yang mengharumkan nama Bangsa Indonesia di kancah internasional. Tak menutup kemungkinan, nantinya akan ada banyak prestasi yang disabet opeh para putera-puteri Indonesia di tahun mendatang.