Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Waspada, Onderdil Motor Palsu Kian Merajalela

Selasa, 26 Februari 2013, 10:28 WIB
Komentar : 0
Antara
Onderdil motor. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tingginya volume penjualan sepeda motor semakin memicu merajalelanya suku cadang asli tapi palsu di pasar.

"Ada sekitar 30 persen onderdil sepeda motor yang palsu. Kami telah merazianya tahun kemarin," kata Dirjen Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM Ahmad Ramli dalam seminar 'Road Safety' yang diselenggarakan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), di Jakarta, Senin (26/2).

Onderdil sepeda motor yang asli memiliki kualitas yang terjamin dan umur yang panjang sehingga pelanggan akan mendapatkan manfaat yang banyak, dibanding onderdil palsu walaupun murah kualitasnya tidak terjamin.

"Umur suku cadang palsu tidak akan bertahan lama. Mungkin kalau mereka gunakan kanvas rem palsu, sebentar harus ganti lagi," kata dia.

Karena itu, setiap produsen sepeda motor wajib harus mengedukasi pelanggan untuk menggunakan suku cadang yang asli. Onderdil sepeda motor paling banyak dipalsukan seperti oli, busi, kampas rem, penyaring dan lain sebagainya.  "Jenisnya banyak tapi yang paling banyak dipalsukan itu seperti busi, oli dan kampas rem," jelasnya.

Ramli menekankan para pedagang yang menjual suku cadang palsu itu dapat dijerat dengan UU Nomor 15 Tahun 2001, tentang merek dan ancaman hukuman lima tahun penjara. "Sekarang kalau berani ada yang memalsukan akan kena tindakan dan ancamannya 5 tahun penjara," kata Ramli.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
2.026 reads
Sesungguhnya Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka. ((QS.Al-Baqarah [2]:119))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...