Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Mau Tahu Bagaimana Perakitan Motor, Ini Prosesnya

Sabtu, 15 Desember 2012, 14:56 WIB
Komentar : 0
Yamaha Mio J

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Proses pembuatan motor tidak semudah dibayangkan, banyak proses yang harus dilalui, dari bahan material mentah menjadi sepeda motor yang utuh.

Untuk produk-produk Yamaha, proses itu berlangsung di pabrik Yamaha Motor Manufacturing West Java (YMMWJ).

"Pabrik ini adalah pabrik Yamaha yang terbesar di dunia dengan peralatan paling canggih," kata Direktur Pemasaran PT. YIMM Sutarya dalam konferensi pers di Karawang, Jumat.

Di Karawang, YIMM juga memiliki pabrik Yamaha Electric pemroduksi kabel, lampu, CDI dan pabrik Yamaha Part untuk membuat berring, gigi dan pelek.

Proses produksi motor Yamaha melalui tiga proses die casting (pengecoran logam) machining, pembubutan rangka mesin dan perakitan mesin.

Proses kedua dimulai dari pebentukan pipa besi (press bending),  pengelasan rangka (welding frame), welding tangki, painting steel.

Kemudian ada proses pengecoran plastik, pengecatan plastik dan pemasangan grafis motor.

"Divisi pemasangan grafis lebih banyak dilakukan pekerja perempuan karena membutuhkan ketelitian tinggi," kata General Affairs Pabrik YMMWJ Arifin Pipin.

Setelah itu, dilanjutkan matching cover atau struktur matching (sambungan cover plastic produk Yamaha) untuk membuat lebih kokoh sehingga tahan lama dan tidak mudah getar, serta menyetel kualitas dari tingkat kebisingan mesin.

Terakhir, perakitan motor assembling yang terbagi dengan perakitan mesin dan bodi.

Perakitan bodi sudah termasuk pemasangan pelek dan lampu yang didukung Yamaha Electric dan Yamaha Part.

"Jumlah pekerja di assembling mesin sekitar 150 mesin dan bodi sebanyak dua kali lipat," kata Arifin.

Setelah itu, ada Waste Water Treatment untuk mengolah limbah-limbah menjadi air bersih.

Cara menjernihkanya dengan mencampurkan berbagai penyulingan dengan campuran bahan kimia.

Air hasil pengolahan limbah digunakan untuk menyiram taman dan pohon di sekitar pabrik, sedangkan limbah yang tidak bisa diurai akan disumbangkan kepada pihak ketiga.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
4.232 reads
Apabila Allah memberikan kenikmatan kepada seseorang hendaknya dia pergunakan pertama kali untuk dirinya dan keluarganya.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...