Friday, 27 Safar 1436 / 19 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Gaya 'Vintage' Motor Sport 50cc

Thursday, 22 November 2012, 11:28 WIB
Komentar : 3
Gaya 'Vintage' Motor Sport 50cc
Gaya 'Vintage' Motor Sport 50cc

SPORTKU.COM - Sepeda motor yang terbit jadul alias jaman dulu kerap kita temui. Sayangnya sang motor sudah tak dapat dikendarai karena berbagai alasan dan kondisi. Waktu lampau tidak dapat diputar kembali, begitu pula untuk si motor. Padahal dengan desain klasik yang khas dan menarik memacu hasrat untuk ingin mengendarainya.

Mesin Ducati 48 Sport - Photo : autoevolutionDucati, motor, motor balap, motor vintage, motor klasik, motor balap klasik, ducati 48 sport, ducati 48

Salah satu dari motor-motor itu adalah Ducati 48 Sport. Sebuah motor 'jadul' yang digarap kembali oleh Radical Ducati S.L. menggembalikan sensasi era motor di zamannya (Ducati 48).

Motor Ducati buatan tahun 1962 ini, didukung mesin 48cc dapat digeber hingga 80km/jam. Dikemas secara baru dengan frame dan bodywork hand made. Ducati 48 Sport ini juga dikenal sebagai Falcon di Amerika Serikat.

Velk Ducati 48 Sport  - Photo : autoevolutionDucati, motor, motor balap, motor vintage, motor klasik, motor balap klasik, ducati 48 sport, ducati 48

Dengan mesin yang sekarang dipasang pada frame modifikasi, dipersiapkan dengan dual Betor rear shocks, Velk Akront-Morad dengan ban Dunlop. Spokes yang menggunakan bahan stainless steel serta Rem depan dengan GP-style magnesium.

Ducati 48 Sport - Photo : autoevolutionDucati, motor, motor balap, motor vintage, motor klasik, motor balap klasik, ducati 48 sport, ducati 48

Redaktur : Redaksi SPORTKU
Sumber : motor.sportku.com
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong. ((QS. Al-Baqarah [2]:107))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gerakan Kelompok Ekstrimis, Din: Lawan dengan Ideologi
JAKARTA -- Menghadapi kelompok ekstrimis tak cukup dengan saling mengecam. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsudin menjelaskan harus ada tanding ideologi. Ia...