Senin , 04 December 2017, 04:10 WIB

Toyota akan Bangun Pabrik Fuel Cell di California

Rep: Rossi Handayani/ Red: Elba Damhuri
Business Week
Pabrik mobil Toyota di Jepang, ilustrasi
Pabrik mobil Toyota di Jepang, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, CALIFORNIA -- Toyota Motor Amerika Utara (TMNA) akan membangun pabrik carbonate fuel cell skala megawatt pertama di dunia dengan stasiun pengisian bahan bakar hidrogen untuk mendukung operasinya di Pelabuhan Long Beach, California, Amerika Serikat.

Diumumkan di Los Angeles Auto Show akhir pekan lalu, fasilitas yang disebut dengan Tri-Gen ini akan menggunakan limbah bio yang berasal dari limbah pertanian California untuk menghasilkan air, listrik dan hidrogen.

"Tri-Gen adalah langkah maju besar untuk mobilitas berkelanjutan dan pencapaian penting dari Tantangan Lingkungan 2050 kami untuk mencapai emisi Co2 nol," kata kata Doug Murtha, Group Vice President Strategic Planning, dilansir dari laman Japan Today, Ahad (3/12).

Tri-Gen akan menghasilkan sekitar 2,35 megawatt listrik dan 1,2 ton hidrogen per hari, cukup untuk daya setara dengan sekitar 2.350 rumah berukuran rata-rata. Produk ini memenuhi kebutuhan berkendara sehari-hari dari hampir 1.500 kendaraan.

Fasilitas pembangkit listrik akan 100 persen terbarukan, memasok operasi Toyota Logistics Services (TLS) di Pelabuhan. Ini menjadikan fasilitas Toyota pertama di Amerika Utara untuk menggunakan daya terbarukan 100 persen.

Adapun Tri-Gen merupakan langkah maju yang penting dalam karya Toyota untuk mengembangkan hydrogen society. Selain berfungsi sebagai bukti utama untuk pembangkit energi hidrogen berjangka 100 persen yang terbarukan, fasilitas ini akan memasok semua kendaraan hidrogen.

Untuk mendukung operasi pengisian bahan bakar ini, Toyota juga telah membangun salah satu stasiun pengisian bahan bakar hidrogen terbesar di dunia dengan bantuan air liquide.