Kamis , 19 Oktober 2017, 05:04 WIB

Penjualan Kendaraan Listrik BMW Alami Peningkatan 64 Persen

Rep: ROSSI HANDAYANI/ Red: Winda Destiana Putri
Antara/Akbar Nugroho Gumay
Corporate Communication Specialist BMW Group Indonesia Ismail Ashlan mengisi bahan bakar listrik mobil BMW i8 Protonic Red Edition yang merupakan edisi terbatas disela penyerahan mobil tersebut kepada pelanggan di Jakarta, Kamis (20/4).
Corporate Communication Specialist BMW Group Indonesia Ismail Ashlan mengisi bahan bakar listrik mobil BMW i8 Protonic Red Edition yang merupakan edisi terbatas disela penyerahan mobil tersebut kepada pelanggan di Jakarta, Kamis (20/4).

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Penjualan kendaraan listrik BMW Group dalam tiga kuartal pertama 2017 telah melampaui yang dicapai pada keseluruhan tahun sebelumnya, sebut pembuat mobil Jerman tersebut. Pada September, group penjualan kendaraan listrik melampaui angka 10.000 unit untuk pertama kalinya dalam satu bulan.

"BMW Group memiliki pangsa terbesar dari pasar listrik di seluruh dunia," kata BMW sales and brand management board member Dr Ian Robertson, dilansir dari laman Engineeringnews.

Istilah kendaraan listrik disini mengacu pada mobil yang menggunakan baterai listrik, dan hibrida. Dengan rangkaian listrik perusahaan yang sudah berjumlah sembilan model, total 10 786 BMW i, BMW iPerformance dan kendaraan listrik Mini dikirim ke pelanggan pada September, sehingga total tahun ini menjadi 68.687 unit, naik 64,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

"Tahun ini, kami telah menjual lebih banyak kendaraan listrik daripada sepanjang tahun lalu, dan kami berada di jalur yang tepat untuk memberikan target 100 ribu pada akhir tahun," ujar Robertson.


"Pertumbuhan penjualan yang signifikan dari kendaraan ini disebabkan oleh tersedianya hibrida plug-in BMW 5 Series, yang di beberapa pasar menyumbang hingga sepertiga dari penjualan sedan BMW 5 Series," lanjut dia.

Sumber : Center