Selasa , 17 October 2017, 12:50 WIB

Truk Hidrogen dengan Emisi Uap Air Segera Mengaspal

Rep: Rossi Handayani/ Red: Winda Destiana Putri
Sciencealert
Truk Hidrogen. Ilustrasi
Truk Hidrogen. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Pembuat mobil Jepang, Toyota optimstis dalam menyempurnakan teknologi sel bahan bakar hidrogen untuk kendaraannya. Truk dengan muatan nol emisi dijadwalkan melakukan operasi studi kelayakan awal pada bulan ini, dan hanya mengeluarkan emisi uap air.

Versi konsep truk yang menjalankan sistem sel bahan bakar hidrogen khusus Toyota yang dirancang untuk penggunaan pengangkutan berat akan memindahkan barang dari terminal tertentu di Pelabuhan Los Angeles, dan Long Beach ke gudang, serta rel di dekatnya yang dimulai pada 23 Oktober.

"Jika Anda melihat rig besar mengemudi di sekitar Pelabuhan Los Angeles dan Long Beach yang tampaknya aneh dan cepat, jangan khawatir! Ini hanya masa depan," tulis Toyota dalam siaran persnya, dilansir dari laman ScienceAlert.

Perusahaan mengharapkan, truk dapat beroperasi setiap hari untuk mencakup sekitar 322 kilometer atau 200 mil, untuk menguji kemampuan sistem sel bahan bakarnya. Setelah itu, perjalanan yang lebih lama bisa diperkenalkan.

Menurut Toyota, truk heavy duty berkapasitas nol emisi ini telah mencakup sekitar 6.437 kilometer atau 4.000 mil dalam tes pengembangan. Di mana truk menarik bobot kargo yang progresif sebesar 36.287 kilogram atau 80 ribu pound.

Truk memiliki 670 tenaga kuda, dengan torsi 1.325 pon-kaki, dari dua tumpukan sel bahan bakar Mirai yang dikombinasikan dengan baterai 12kWh. Teknologi sel bahan bakar hidrogen telah ada untuk sementara waktu, namun penggunaan komersial tetap terbatas. Dibanding kendaraan listrik, mobil sel bahan bakar hidrogen lebih mahal untuk diproduksi.