Kamis , 28 September 2017, 11:17 WIB

Jaguar Komitmen di Segmen Sport

Rep: ROSSI HANDAYANI/ Red: Winda Destiana Putri
Jaguar
Jaguar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jaguar telah memiliki kegemaran pada mobil-mobil crossover dengan model seperti E-Pace, dan F-Pace, akan tetapi perusahaan tersebut masih belum menyerah pada mobil sport. Dilansir dari Carscoops Rabu (27/9), Direktur desain Jaguar Ian Callum mengonfirmasi produsen mobil ini tidak memiliki rencana untuk keluar dari segmen mobil sport.

"Kami akan melakukan berbagai jenis mobil sport pada akhirnya," kata dia. Berita tersebut disambut baik saat perusahaan tersebut menghentikan XK pada 2014, dan F-Type telah menjadi penjual yang relatif lambat meski telah memicu minat baru terhadap merek tersebut.

Menurut terbitannya, Jaguar hanya menjual sekitar 45 ribu F-Type secara global sejak model tersebut diperkenalkan pada 2013. Carsalesbase ini juga menunjukkan Jaguar terjual 4.069 F-Types di Amerika Serikat tahun lalu, dibandingkan dengan 6.260 gabungan penjualan Porsche yang dibuat dari Boxster dan Cayman.

Callum juga menolak gagasan bahwa mobil sport akan menjadi korban crossover, "Ada sesuatu yang sangat emosional tentang mobil sport yang menyampaikan yang paling dalam dalam arti kinerja dan desain," ungkapnya.

Perancang menolak untuk mengatakan F-Type akan diganti, tapi CEO Jaguar Land Rover Amerika Utara Joe Eberhardt menegaskan model akan ditawarkan dengan powertrain listrik. Ini tidak terlalu mengejutkan, karena JLR sebelumnya telah mengkonfirmasi bahwa setiap lini model akan dialiri listrik dari 2020. Ini berarti penerus F-Type dapat ditawarkan sebagai hibrida, plug-in hybrid, atau kendaraan listrik.

Sumber : Center