Selasa, 6 Jumadil Awwal 1439 / 23 Januari 2018

Selasa, 6 Jumadil Awwal 1439 / 23 Januari 2018

Cina akan Hentikan Penjualan Mobil Berbahan Bakar Fosil

Selasa 12 September 2017 11:24 WIB

Rep: AHMAD FIKRI/ Red: Winda Destiana Putri

Warga Cina mengenakan masker untuk menghindari polusi udara di Beijing.

Warga Cina mengenakan masker untuk menghindari polusi udara di Beijing.

Foto: EPA

REPUBLIKA.CO.ID, Cina mengikuti langkah sejumlah negara lain untuk menghentikan produksi dan penjualan kendaraan berbahan bakar bensin serta solar. Upaya tersebut bertujuan untuk mengurangi polusi udara yang kerap menjadi masalah di Cina. 

Wakil Menteri Industri dan TI Xin Guobin mengaku, pemerintah Cina masih merancang langkah-langkah untuk mewujudkan rencana tersebut. Pemerintah Cina belum menetapkan tanggal spesifik namun Guobin mengaku kebijakan itu akan diluncurkan dalam waktu dekat. 

Dikutip dari Digital Trends, Senin (11/9), kebijakan itu diprediksi akan mempengaruhi industri otomotif untuk mengembangkan kendaraan listrik yang ramah lingkungan. Hal ini karena Cina merupakan pasar terbesar untuk penjualan mobil.

Cina memprediksi penjualan kendaraan ramah lingkungan akan menembus 800 ribu unit pada 2017. Hal itu meningkat 60 persen dibandingkan sebelumnya. 

Polusi dari kendaraan dan pabrik menjadi isu besar terutama di kota-kota besar Cina. Beberapa negara seperti Belanda dan Norwegia akan mengakhiri penjualan kendaraan berbahan bakar fosil pada 2025. Sementara, German akan melakukan langkah yang sama pada 2030 sedangkan Inggris dan Prancis pada 2040.

Sumber : Center
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA