Jumat , 14 July 2017, 16:27 WIB

Phantom V 'Psikedelik', Tunggangan Legendaris John Lennon

Red: Yudha Manggala P Putra
Rolls Royce
Rolls Royce Phantom V bergaya psikedelik ala John Lennon
Rolls Royce Phantom V bergaya psikedelik ala John Lennon

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Musisi John Lennon tidak hanya dikenal karena kejeniusannya melahirkan karya-karya musik legendaris. Pentolan The Beattles ini juga dikenal karena gaya eksentriknya, mulai dari pakaian yang ia pilih hingga kendaraan yang ditungganginya.  

Nah, bicara soal kendaraan, John Lennon pernah punya mobil yang sekarang menjadi salah satu peninggalan paling ikoniknya. Ia adalah Phantom V pabrikan Rolls Royce Inggris.

Mobil merek ini memang dikenal dengan kemewahannya. Namun bukan itu yang membuatnya spesial. Di bawah kepemilikan John Lennon, sedan bongsor ini digubah menjadi tunggangan ala rock-star.

Kursi belakang diubah menjadi kasur berukuran dobel, dan beberapa perangkat seperti televisi, telepon, dan kulkas dipasang-- pada masa itu modifikasi ini tergolong sangat eksentrik. Tidak ketinggalan juga sebuah pemutar rekaman floating dan sistem suara khusus (termasuk eksternal loud hailer) dipasang di dalam untuk memanjakan siapapun yang berada di dalam mobil.

Tidak puas dengan interior untuk bermanja diri, Lennon juga kemudian mengganti tampilan luar Phantom V. Dengan menerapkan cat warna-warni didominasi warna kuning dengan desain gulungan romany floral - seperti yang digunakan para gipsi dan tongkang kanal - dan simbol zodiak di atap, tunggangan ini memberi kesan 'psikedelik' banget

Yang menariknya lagi, pergantian warna mobil itu ternyata dilakukan hampir beriringan dengan pelepasan Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club, album kedelapan The Beattles yang rilis pada 1 Juni 1967. Tak heran muncul dugaan Phantom yang baru dicat merupakan bagian dari keseluruhan konsep album.

Phantom V bergaya psikedelik ini digunakan secara regular oleh Lennon sampai 1969. Ia sebenarnya memiliki satu lagi Phantom V berwarna putih, yang masih kalah mencolok.

Phantom warna-warni dikirim ke Amerika Serikat pada tahun 1970 saat Lennon pindah ke sana dan dipinjamkan untuk mengangkut bintang rock lainnya seperti personel The Rolling Stones, Bob Dylan, dan The Moody Blues.  Pada tahun 1977, setelah periode penyimpanan, miliarder Jim Pattison kemudian menyumbangkannya ke Museum Kerajaan British Columbia di Victoria, British Columbia, Kanada.

Baru baru ini Rolls-Royce mengumumkan akan memboyong Phantom V milik John Lennon, kembali ke London untuk dilihat oleh publik Inggris. Seperti dikutip dari keterangan pers diterima Republika.co.id, Kamis (14/7), Phantom legendaris ini akan dipajang dalam pameran 'The Great Eight Phantoms' di Bonhams di New Bond Street, London dari tanggal 29 Juli sampai 2 Agustus.