Ahad , 19 March 2017, 12:35 WIB

Uber Hadapi Hambatan Sistem Self Driving

Rep: Dwina Agustin/ Red: Winda Destiana Putri
Mashable
Uber. Ilustrasi
Uber. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Uber mencoba melangkah lebih maju dengan menghadapi kebutuhan di masa depan. Sistem kemudi otomotasi atau self driving sudah mulai dalam tahap uji coba dan nyatanya terhambat beberapa kendala.

Dalam proses pengembangan sistem self driving, Uber menyertakan pengemudi yang mengawasi keselamatan mobil. Mereka harus menguasai kendaraan rata-rata 0,8 mi atau 1,2 km dalam kendali. Percobaan dilakukan pada awal Maret dengan mencoba pda 43 mobil, dikutip dari Mashable, Sabtu (18/3).

Dalam laporan yang didapatkan Recode menjelaskan jika pada akhir Januari sebenarnya pengemudi Uber yang mengawasi sistem baru itu menguasai hingga 0,9 mil. Hanya saja angka itu harus tergelincir.

Sistem ini pertama kali diluncurkan di San Fracisco pada akhir Desember. Hanya saja sempat terjadi kesalahan dengan terjadinya penyerobotan lampu merah.

Uber melihat itu terjadi karena kesalahan pengendara, namun laporan The New York Times menyatakan jika teknologi dinilai belum siap. Sistem ini sempat dihentikan sementara, baru pada pekan lalu dimulai kembali di California.