Wednesday, 10 October 2012, 08:10 WIB

Pertumbuhan Mobil Komersial Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Red: Taufik Rachman
antara
Mobil Baru
Mobil Baru

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memprediksi penjualan kendaraan komersial yang diprediksi sebesar 30 persen hingga akhir tahun ini akan menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

"Sentimen positif tersebut diperkirakan dapat terjadi apabila kondisi makroekonomi seperti BI rate, inflasi dan suku bunga komersial dalam kondisi stabil," kata Ketua III Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Johnny Darmawan, di Jakarta.

Kestabilan itu, menurut Johnny, akan memacu pertumbuhan bisnis dan investasi di sektor pertambangan, konstruksi, angkutan umum dan logistik yang selama ini selalu bergantung besar terhadap moda transportasi darat seperti truk, alat berat dan pikap. Adapun pertumbuhan segmen kendaraan komersial masih bisa mencapai 25 persen sampai dengan 30 persen dan membantu meningkatkan industri karoseri nasional.

"Pertumbuhan kendaraan komersial biasanya selalu ditopang oleh tren pertumbuhan ekonomi. Jika kondisi perekonomian suatu negara stabil, pertumbuhan kendaraan komersial otomatis akan mengikuti dan paling sedikit, porsi kendaraan komersial selalu berkisar 30 persen dari total penjualan mobil nasional," paparnya.

Dengan mengacu pada proyeksi pertumbuhan 30 persen di segmen kendaraan komersial, lanjut Johnny, volume penjualan kendaraan komersial pada tahun ini diprediksi bisa mencapai 347.621 unit sampai dengan 361.526 unit.

"Kendaraan komersial selalu menjadi segmen yang menopang akumulasi penjualan mobil nasional," ujarnya.

Johnny juga menyebutkan bahwa PT Toyota Astra Motor (TAM) meminta prinsipal di Jepang untuk meningkatkan produksi dan pasokan kendaraan komersial di Tanah Air.

"Minimnya `line up` Toyota di kategori kendaraan komersial di dalam negeri membuat kesulitan berkompetisi di tengah meningkatnya permintaan seiring pertumbuhan ekonomi. Jika perekonomian meningkat, kendaraan komersial mengikuti pertumbuhan itu. Beda dengan `passenger car` (kendaraan penumpang)," tandasnya.

Sumber : antara