Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pemerintah Pelajari Spesifikasi Tata Motors

Kamis, 13 September 2012, 22:03 WIB
Komentar : 1
Tata Motors

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Pemerintah menyambut baik rencana ekspansi prinsipal roda empat asal India, Tata Motors, untuk membangun pabriknya di Indonesia pada 2013 karena produk yang dipasarkan jenis mobil murah dan ramah lingkungan.

"Tata Motors mengklaim sebagai juara untuk mobil murah dan ramah lingkungan bagi pasar India. Namun, pemerintah masih mempelajari spesifikasi produk yang akan dipasarkan," kata Menteri Perindustrian M.S Hidayat di Jakarta, Kamis.

Saat ini, menurut Hidayat, pihaknya tidak bisa melarang investasi yang masuk ke Indonesia. "Pemerintah tidak boleh menghentikan masuknya modal asing ke dalam negeri. Namun, pemerintah akan memberikan kesempatan bagi produsen mobil nasional membuat produk mobil murah," paparnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Budi Darmadi, mengatakan sejauh ini pihak Tata motors belum bertemu dengan pemerintah untuk membahas rencana pembangunan pabrik di Indonesia.

"Banyak lahan yang tersedia untuk mendirikan pabrik roda empat. Jika produsen asal India tersebut ingin mempunyai pabrik di Jakarta, konsekuensinya harga tanahnya pasti mahal. Namun, pemerintah menyerahkan sepenuhnya kepada pemilik modal," katanya.

Budi menyebutkan prinsipal asal India ini akan melakukan tes pasar sebelum membuat produknya di Indonesia. "Biasanya, produsen roda empat melihat pasar yang potensial bagi produknya. Setelah itu, mereka bikin unitnya secara massal dan sesuai dengan permintaan konsumen," ucapnya.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
2.776 reads
Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya ((HR Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  yatnoto Minggu, 23 September 2012, 07:17
Saran saya untuk direktur TATA cari lahan pabrik di Jawa Tengah dijamin lebih murah, lagi pula untuk konsumen Pulau Jawa mudah dan dekat di jangkau
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda