Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register
  • Bugatti Veyron

  • Awal perjalanan dimuali dari sini, pabrik mesin VW di Salzgitter.

  • Tak diragukan lagi, ini adalah salah satu pabrik mesin terbesar di dunia

  • Bagian-bagian dari aluminium dan titanium yang dipesan sebelumnya diantar dalam kemasan bersegel rapat.

  • Setiap piston dipahat satu per satu dari aluminium solid

  • Mesin utama sebenarnya ialah konfigurasi W, dua mesin V8 yang digabung menjadi satu.

  • Para seniman otomotif membutuhkan sepekan untuk menyelesaikan satu mesin Veyron

  • Setiap Veyron memiliki rem berbahan keramik karbon masif.

  • Mereka pun dibuat dengan tangan, sekali lagi di Jerman

  • Setiap rem tahan panas hingga 982 derajat Celsius namun tak cukup untuk mampu menghentikan mesin

  • Itulah fungsi desain sayap belakang, demi menghentikan mesin saat melaju di 200 km/jam. Sistem rem udara memberi daya 70 persen dari total pengereman

  • Hagemann Aerospace bertanggung jawab mengkonstruksi bagian sayap di Jerman

  • Kerangka bagian depan dibuat dari baja stainles kualitas materi pesawat ulang-alik

  • Perusahaan Italia, Ricardo, dikontrak untuk menggarap gearbox

  • Tanki bahan bakar dibentuk dari 250 komponen. Butuh tiga pekan untuk menghasilkan satu.

  • Ketika bagian dan suku cadang selesai diproduksi, mereka kemudian di kirim ke Molsheim, Prancis.

  • Atelier ialah kata Prancis yang berarti ruang kerja seniman

  • Belum ada ban yang dibuat untuk mobil secepat itu. Michelin digandeng untuk menerjemahkan kebutuhan tersebut

  • Awalnya dibuat dua versi, satu untuk jalan biasa, satu untuk trek balap. Bugatti bilang mereka butuh satu untuk dua kondisi.

  • Mungkin sulit dipercaya, tapi bagian depan dan samping Veyron hanya disatukan dengan 14 baut.

  • Kokpit pengemudi dari serat karbon melindungi pengendara

  • Sebelum semua dilekatkan, mobil menjalani rangkaian tes demi memastikan semua sesua keinginan.

  • Setiap mur dan baut di seluruh mobil dipasang dengan tangan. Butuh empat-lima pekan untuk menyelesaikan satu Veyron

  • Setiap Veyron harus melibas lintasan sepanjang 500 kilometer untuk mengetahui semuanya bagian dikerjakan dengan benar

  • Dalam kecepatan tertinggi, Veyron mampu melintasi lebih dari satu keliling lapangan sepak bola dalam sedetik

  • Boros, satu galon alias 3,79 liter untuk 1,68 kilometer. Mobil sudah kehabisan bahan bakar dalam 12 menit

  • Tubuh Veyron kemudian dirias dengan indah selama dua hari

  • Mobil dilapisi rapat dengan penutup sebelum diantar ke pemilik

  • Namun bila anda harus merogoh 1 milyar dolar, tentu anda mengharapkan komitmen tingkat tinggi.

In Picture: Perakitan Bugatti Veyron, Mobil Tercepat di Dunia

Senin, 10 September 2012, 03:41 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Mobil ini memiliki 16 silinder, 1001 tenaga kuda, mampu berakselerasi dari 0 kilometer ke 60 kilometer per jam dalam 2,5 detik, kecepatan tertinggi 431.072 km/jam, dan harga permulaan yang bikin berdecak, $1 miliar dolar per unit!

Bugatty Veyron didesain dengan angka-angka luar baisa. Semula, mobil ini hanyalah gagasan jauh di dalam Grup Volkswagen. Kini ia menjadi setara dengan Concorde versi jalanan.

Mobil ini dikembangkan oleh Volkswagen dan dirakit di Mosheim, France oleh Bugatti Automobile S.A.S. Pada awal abad ke-20, nama Buggatti identik dengan performa kelas atas. Pria Prancis, Ettore Bugatti mendirikan perusahaan pada 1909 dan merakit mobil-mobil tur dengan performa melegenda. Sayangnya, kerugian dan perubahan pasar memaksa perusahaan  tutup pada 1952.

Perusahaan tersebut berhasil bangkit dua kali. Akhir 1980-an, pebisnis Italia, Romano Artoli, membeli hak dan nama Bugatti lalu membangun mobil super, EB110. Lagi, perusahaan itu tutup pada tahun 1985.

Kemudian Volkswagen membeli perusahaan pada 1998 dan menjadi pemilik Bugatti hingga kini. Mulai 2001, mereka memutuskan membuat mobil mewah tercepat di dunia untuk versi konsumen di satu pabriknya di Molsheim, Prancis. Bagaimana mereka membuat dan menguji coba Veyron, sungguh berbeda dengan mobil lain di dunia.




Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
7.512 reads
FOTO SEBELUMNYA
FOTO TERPOPULER
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda