Thursday, 8 Zulhijjah 1435 / 02 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Mazda Incar 15 Persen Pangsa Pasar Pick Up

Wednesday, 08 August 2012, 03:46 WIB
Komentar : 1
Autoblog
Logo mazda.
Logo mazda.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--PT Mazda Motor Indonesia (MMI) menargetkan peraihan pangsa pasar kendaraan "pickup" di Indonesia sebesar 15 persen.

"Kami biasanya menargetkan untuk semua segmen, dan dalam hal ini kendaraan 'pick up' sekitar 10 hingga 15 persen pangsa pasar segmen kendaraan tersebut," kata Manajer Pemasaran PT MMI Astrid Ariani seusai acara buka puasa bersama media di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, wilayah yang paling banyak menyerap kendaraan niaga asal Mazda masih berasal dari Pulau Sumatera dan Kalimantan dimana mencapai sekitar 85-90 persen dari total penjualan kendaraan niaga.

Astrid mengaku kendati krisis Eropa mempengaruhi ekspor komoditas Indonesia, namun hal itu tidak menjadi hambatan atas penjualan kendaraan Mazda. "Jika berbicara penggunaan kendaraan niaga Mazda, sangat banyak ragam penggunaan kendaraan niaga seri Mazda BT-50 yang tidak hanya dipakai untuk komoditas ekspor, namun industri sektor lainnya juga," jelas Astrid.

Jenis "pick up truck" yang ditawarkan Mazda antara lain adalah seri Mazda BT-50 yang penjualannya pada Juli 2012 mencapai sekitar 214 unit. Untuk target pada 2012, Mazda mengincar penjualan kendaraan tersebut sebanyak 450 unit.

"Untuk seri paling laku adalah yang 'double cabin' dan persaingan di 'pickup truck' saya rasa masing-masing produk punya karakter dan sensasi sendiri walaupun dari pabrik yang sama di Thailand," jelas Astrid.

Pada semester I-2012, Mazda berhasil mencatat penjualan seluruh kendaraan sebanyak 4.836 kendaraan. Penopang terbesar penjualan kendaraan Mazda pada semester I-2012 berasal dari tipe Mazda2 dengan kontribusi sekitar 60 persen.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Celaka bagi orang yang bercerita kepada satu kaum tentang kisah bohong dengan maksud agar mereka tertawa. Celakalah dia...celaka dia. ((HR. Abu Dawud dan Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar