Sunday, 29 Safar 1436 / 21 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

PLN Borong Mobil Listrik

Monday, 09 July 2012, 23:16 WIB
Komentar : 2
Republika/Aditya Pradana Putra
Uji Coba Mobil Listrik Nasional
Uji Coba Mobil Listrik Nasional

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--PT PLN berencana membeli tiga unit mobil listrik jenis MPV sekelas Toyota Avanza, buatan Dasep Ahmadi.

Mobil itu akan digunakan untuk keperluan riset dan pengembangan, kata Menteri BUMN Dahlan Iskan usai RDP Kementerian BUMN bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Senin.

Dahlan Iskan mengungkapkan PLN akan membeli mobil listrik dengan warna putih, hijau, dan hitam. Dia berkeinginan meminjam mobil listrik warna hijau yang dimiliki BUMN kelistrikan tersebut.

"PLN kan memang sudah ada 'roadmap'-nya, Jadi, PLN pesan tiga sebagai prototipe. Nah, satunya saya pinjam," katanya.

Dahlan menjelaskan peminjaman mobil listrik milik PLN itu karena mobil listrik yang dipesannya belum jadi.

Ia berniat membeli mobil listrik bertipe sport sejenis Ferrari yang diproduksi di Kadipaten, Yogyakarta, seharga Rp 1,5 miliar.

"Mobilnya baru jadi satu. Pada tanggal 6 Agustus nanti selesai. Pak SBY juga rencananya mau pesan. Nah, kalau Pak SBY pesan mobil listrik ini, tentu saya akan senang," ujarnya.

Ia mengakui mobil listrik sejenis Ferrari ini masih dalam tahap produksi. Kendati demikian, Dahlan menyarankan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mau menunggu hingga pesanan mobil listrik pada rakitan kedua atau ketiga.

Dahlan juga telah mengimbau PT Pertamina Persero menempatkan sistem pengisian baterai untuk mobil listrik, baik di kantor-kantor maupun pusat perbelanjaan.

Mobil listrik itu, kata dia, mampu berjalan hingga 150 kilometer dalam sekali pengisian baterai. Ke depan, mobil listrik ini bisa menempuh jarak 300 kilometer untuk sekali pengisian baterai secara penuh.

"Saya akan kasih tahu Pertamina untuk menempatkan 'pengecasan' (pengisian baterai) di SPBU-SPBU," tutur Dahlan.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
“Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) bernilai sedekah bagimu((HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban).)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Kiprah Gamelan Sari Raras di California
CALIFORNIA -- Gamelan Sari Raras yang merupakan bagian dari Departemen Musik, University of California Berkeley (UC Berkeley). Dibentuk sejak tahun 1988 oleh Midiyanto,...