Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Mercedes-Benz masih Pimpin Penjualan Mobil Mewah

Selasa, 05 Juni 2012, 09:00 WIB
Komentar : 0
Mercedes Benz ML 300

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Daimler AG Mercedes-Benz masih memimpin pasar premium AS dengan meraih 19 persen pasar sekaligus mengungguli BMW.

Sementara itu, penjualan Lexus melonjak 74 persen menjadi 21.463 unit setelah pulih dari hantaman gempa bumi dan tsunami tahun lalu di Jepang.

Penjualan Mercedes di AS naik menjadi 22.515 dari bulan lalu sedangkan penjualan BMW meningkat 7,3 persen menjadi 22.168.

Penjualan Lexus dan Mercedes-Benz meningkat secara signifikan yaitu 37 persen dan 23 persen dibandingkan keuntungan BMW hanya 0.8 persen, menurut penelitian TrueCar.com.

BMW dan Mercedes menyalip Lexus tahun lalu, BMW muncul sebagai produsen mobil mewah paling terbesar di AS. Akhir kuartal pertama 2012, BMW lebih banyak pengiriman sekitar 36 unit dibanding Mercedes.

Penjualan Mercedes sampai Mei tahun ini meningkat 18 persen menjadi 106.364 unggul 1,585 unit kendaraan dari BMW. Penjualan BMW meningkat 14 persen dalam periode tersebut. Pengiriman Lexus naik 14 persen menjadi 88.110 dalam lima bulan pertama.

Hasil itu tidak termasuk van Daimler Sprinter dan mobil mini Smart serta BMW Mini yang bukan kendaraan mewah.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
1.467 reads
Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, “ Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah Beliau mengeluh “Ah” terhadapku dan belum pernah Beliau menegur “kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda