Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Turun, Penjualan Honda Accord di AS

Kamis, 05 April 2012, 16:00 WIB
Komentar : 0
Honda Accord

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Penjualan sedan Honda Accord  pada Maret "tidak memuaskan". Honda sedang  menyelesaikan masalah persediaan yang menyebabkan penjualan merosot tak terduga itu, kata para eksekutif perusahaan tersebut dalam pameran motor New York Auto Show hari ini.

Seperti dikutip dari Reuters, pelanggan AS membeli Accord sebanyak 26.771 unit pada bulan lalu, turun dari 31.533 unit pada tahun lalu. Penjualan Accord turun delapan persen menjadi 61.132 unit tahun hingga Maret.

Jumlah total penjualan Honda turun empat persen dari tahun-ke tahun hingga 115.833 unit pada bulan lalu, kata Honda US pada awal pekan ini.

"Kami tidak puas dengan itu," kata American Honda Presiden dan Chief Executive Tetsuo Iwamura mencatat Accord dikalahkan Toyota Camry dan Nissan Altima pada bulan lalu.

Pangsa Honda di pasar kendaraan ringan AS turun dari 10,1 persen menjadi 9,2 persen pada tahun ini pada kuartal pertama 2011.

Accord yang merupakan salah satu mobil terlaris di Amerika sedang menghadapi persaingan ketat di pasar sedan menengah karena Hyundai Sonata, Ford Fusion, Chevrolet Malibu, Kia Optima dan Volkswagen Passat telah meraih pasar mereka.

Honda masih berusaha bangkit lantaran gempa bumi dan tsunami Jepang pada Maret 2011 yang menghambat produksi.

"Kami masih kesulitan masalah persediaan lantaran bencana," kata Eksekutif Pemasaran Mike Accavitti.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
1.216 reads
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda