Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Asyik, Honda akan Produksi Mobil Segmen Bawah

Senin, 26 Maret 2012, 16:25 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - PT. Honda Prospect Motor (HPM) di Indonesia akan memproduksi model-model terbaru seperti Honda Brio dan MPV baru di Indonesia. Operating Officer Honda Motor Co., Ltd., Executive in Charge of Business Unit No.3, Automobile Operations Honda Motor Co., Ltd, Yoshiyuki Matsumoto, mengatakan nantinya produk-produk terbaru Honda itu akan memasuki segmen menengah ke bawah.

Segmen tersebut  menguasai pasar otomotif Indonesia sebesar 70 persen.  Honda selama ini  lebih menghadirkan model-model mobil untuk menyasar segmen menengah ke atas yang mencakup pasar otomotif di Indonesia hanya 30 persen.

"Kami akan memperkenalkan model-model baru yang sesuai dengan pasar Indonesia," katanya dalam siaran pers yang diterima ANTARA News pada Senin (26/3).

Sementara itu Managing Officer Honda Motor Co., Ltd. Chief Operating Officer, Regional Operations (Asia & Oceania) Honda Motor Co., Ltd., President and CEO  Asian Honda Motor Co., Ltd Hiroshi Kobayashi menegaskan Honda telah menginvestasikan Rp 3,1 triliun rupiah untuk membangun pabrik baru.

PT HPM juga mengumumkan rencana pembangunan pabrik terbaru untuk meningkatkan kapasitas produksi dari 60.000 unit pertahun menjadi 180.000 unit pertahun.

 Pabrik terbaru Honda yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat akan beroperasi pada kuartal pertama 2014 dan menjadi salah satu basis produksi di kawasan Asia Oceania selain Thailand dan India.  Saat ini, pabrik Honda di Indonesia memproduksi Honda Jazz, Honda Freed, dan Honda CR-V. PT. HPM juga telah melakukan ekspor berbagai komponen dan produk seperti Honda Freed ke berbagai negara.

Redaktur : Djibril Muhammad
2.042 reads
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong. ((QS. Al-Baqarah [2]:107))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  nurim Selasa, 27 Maret 2012, 13:00
Kalo bisa sih yg bahan bakarnya gas atau biosolar. minyak bumi kan sudah menipis di indonesia. makin banyak mobil makin mempercepat kehabisan minyak bumi dan makin panas bumi kita.
  pesaing Selasa, 27 Maret 2012, 10:13
ayo , biar ada pesaing Avanza..
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda