DKI Terima Satu Unit Mobil Listrik

Kamis, 25 November 2010, 06:30 WIB
antara
DKI Terima Satu Unit Mobil Listrik
Seorang model berpose di samping mobil elektrik \'smart ed\' saat penyerahan mobil tersebut di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/11).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA-–Jakarta menjadi satu-satunya kota besar di Asia Tenggara yang mendapatkan peminjaman satu unit mobil elektrik (listrik) bernama Smart-ed. Mobil mungil ini memiliki teknologi canggih dengan pengisian ulang baterai dari PT Mercedes-Benz dan PT Siemens Indonesia.

Mobil listrik ini akan digunakan sebagai proyek percontohan untuk membuktikan efektifitas penggunaan mobil nol emisi yang mampu memanfaatkan sumber energi alternatif. Kendaraan mungil tersebut merupakan kendaraan popular di kota-kota besar karena mampu menempuh kecepatan cukup tinggi yaitu 150 kilometer per jam, namun tidak menghasilkan emisi gas buang kendaraan.

Penandatangan nota kesepakatan peminjaman unit “smart-ed” beserta sistem pengisian baterai dilakukan Presiden Direktur PT Mercedes-Benz Indonesia Rudi Borgenheimer dan Presiden Direktur PT Siemens Indonesia Hans Peter Haesslein serta Wakil Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Endang Widjajanti di Balaikota DKI, Jakarta, Rabu (24/11). Penandatanganan tersebut disaksikan langsung Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan, serah terima kendaraan bermesin listrik jenis Smart ini merupakan langkah kecil yang mempunyai perspektif besar untuk menyejajarkan kota Jakarta dengan kota-kota besar lainnya di dunia. Sebab, hampir seluruh kota besar di dunia sedang mencari cara untuk meningkatkan kualitas hidup warganya dengan memperbaiki sarana dan prasarana yang mendukung perbaikan kualitas udara.

Redaktur: Krisman Purwoko
Reporter: c22
Abu Sa'id al-Khudri r.a. mengatakan bahwa Nabi saw. bersabda, "Sungguh Baitullah akan dipakai untuk berhaji dan umrah setelah keluarnya Ya'juj dan Ma'juj. (Dan dalam riwayat yang mu'allaq, beliau bersabda, "Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga ibadah haji tidak dilaksanakan lagi.")(HR Bukhari)
Ran Djiang, Senin, 29 November 2010, 06:26

terus MARLIP mau dikemanakan? MARLIP sudah bisa membuat city car listrik, coba lihat di http://masrahmarlip.blogspot.com , pemerintah seharusnya mendorong produk dalam negeri bukan malah melibas produk dalam negeri. Marlip hargnya juga tidak sampai 70 juta dan pabriknya juga sudah berproduksi.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...