Thursday, 8 Zulhijjah 1435 / 02 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Dituduh Memukul, Pesepak Bola Kolombia Diskorsing

Tuesday, 31 July 2012, 17:24 WIB
Komentar : 0
FIFA.COM
Lady Andrade
Lady Andrade

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Pesepak bola wanita tim Kolombia, Lady Andrade, mendapat hukuman larangan bermain dua laga di Olimpiade. Hukuman itu dijatuhkan sebagai konsekuensi tindakannya memukul pemain tim Amerika Serikat (AS), Abby Wambach, di Hampden Park, Glasgow, pekan lalu.

Wambach menjelaskan dia ditinju di bagian mata kanan oleh Andrade pada menit ke-39 dalam laga yang dimenangi saat AS 3-0 itu. Wambach yang mengalami memar sempat mendapat perawatan dan bisa melanjutkan permainan pada paruh kedua pertandingan bahkan mampu mencetak gol.

Peristiwa itu memancing emosi Wambach yang mengusulkan kepada pengawas pertandingan agar status Andrade dihapuskan dari perhelatan Olimpiade. Alasannya dia menuding Andrade bertindak tidak sportif dan menyerang, sikap yang bertentangan dengan slogan fair play yang diusung FIFA.

Namun demikian, Wambach menegaskan tidak dendam. Ia menyatakan, “Sudah melupakan gadis yang menyerangnya itu.”
 
Meski begitu, Komisi Disiplin FIFA akhirnya menelusuri kejadian itu. Hasilnya, mereka menjatuhkan skorsing pada Andrade yang berlaku saat timnya berhadapan dengan Prancis di laga perempat final, Rabu (1/8) dini hari WIB.

Dikonfirmasi persoalan itu, Andrade menjelaskan bahwa ia tidak melakukan bentuk penyerangan seperti yang dituduhkan. Kepada Daily Mail, Selasa (31/7), ia bahwa apa yang terjadi itu murni sebuah kecelakaan. “Tidak ada yang terjadi. Itu merupakan hal yang biasa dalam sebuah laga,” ujarnya. “Kami berdua berlari, ia melintasi saya dan kami bertabrakan. Tanpa sengaja tangan saya mengenai wajahnya,” imbuh dia.

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Tiada beriman kepadaku orang yang bermalam (tidur) dengan kenyang sementara tetangganya lapar padahal dia mengetahui hal itu. ((HR. Al Bazzaar))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Salim Said: Komunis, Paham Ideologi yang Sudah Bangkrut
 JAKARTA -- Paham komunis sempat tumbuh dan berkembang di Indonesia. Akan tetapi Prof. Dr Salim Said menilai ideologi tersebut sudah bangkrut saat ini. Meski...