Thursday, 10 Sya'ban 1439 / 26 April 2018

Thursday, 10 Sya'ban 1439 / 26 April 2018

Candra Wijaya Berharap Jokowi Main Bulu Tangkis 3on3

Senin 11 December 2017 17:54 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah

Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Foto: Republika/ Wihdan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Candra Wijaya, penggagas kejuaraan bulu tangkis khusus ganda berhadap Presiden Republik Indonesia Joko Widodo hadir dan bermain dalam laga ekshibisi bulu tangkis 3on3 (tiga lawan tiga) pada kejuaraan 8thYOnex Sunrise Doubles Special Championship 2017 yang akan digelar 19-23 Desember 2017 di Candra Wijaya Internasional Badminton Center (CWIBC), Serpong, Tangerang, Banten.

"Secara pribadi, saya sudah mengundang Presiden Republik Indonesia. Semoga saja beliau berkenan hadir, selain untuk meresmikan CWIBC, juga berharap mau bermain di laga ekshibisi bulu tangkis 3on3," ujar Candra saat jumpa pers, Senin (11/12) di Jakarta.

Candra mengatakan, Presiden akan berpartner dengan dia dan Menpora Imam Nahrawi. Yang menjadi lawan adalah trio Menko Polhukam Wiranto (Ketua PB PBSI), Menetri Perencanaan Pembangunan Nasoonal/KepalaBappenas Bambang Brodjonegoro, dan Gubernur Banten Wahidin Halim.

"Saya ingin Presiden melihat langsung bagaimana usaha dan perjuangan saya dalam membangun CWIBC. Sejak jadi pemain, saya mulai mencicil membeli lahan, dan kemudian membangunnya dengan semua yang saya dapat dari perjuangan saya di pentas bulu tangkis," ujar peraih emas olimpide 2000 Sydney.

Candra menceritakan kejuaraan bulu tangkis yang kedelapan kalinya ini awalnya bertujuan agar pemain ganda tidak dipandang sebelah mata. Sebab, dahulu nomor tunggal lebih bergengsi dengan hadiah yang lebih besar. 

"Kemudian saya inisiatif menggelar kejuaraan khusus ganda. Dan terbukti, kejuaraan ini mampu bertahan dan menghasilkan pemain ganda yang mampu bersaingdi pentas dunia," ujar dia.

Untuk tahun ini, ada tiga kategori usia yang dipertandingkan, yakni untuk kelas Pemula atau maksimal 15 tahun, kelas Taruna ataumaksimal 17 tahun, dan kelas Junior atau maksimal 19 tahun. Nomor senior atau dewasa ditiadakan, diganti dengan kelompok senior dengan usia peserta lebih 85 tahun untuk dua pemain. Batas pendaftaran hingga tanggal 13 Desember 2017. Serta memperebutkan total hadiah 200 juta rupiah ini.

Sebelumnya, sempat ada pernyataan kalau kejuaraan ini tidak masuk perhitungan poin nasional. Hal ini dibantah oleh Candra. "Saya tegaskan Kejuaraanini masuk dalam perhitungan poin nasional. Jadi jangan ragu untuk mengikuti ajang yang mempertandingkan ganda putra, ganda putri dan ganda campuran ini," kata Candra. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES