Sabtu , 02 Desember 2017, 22:56 WIB

Pesan Ahsan/Hendra kepada Juniornya

Rep: Fitriyanto / Red: Ratna Puspita
PBSI
Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pebulu tangkis spesialis ganda putra Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan menyampaikan pesan kepada para juniornya. Ahsan/Hendra yang pernah menjadi ganda putra yang paling disegani ini menyampaikan pesan kepada juniornya untuk terus bekerja keras.

“Untuk atlet muda harus berusaha kerja keras lagi, jangan cepat puas dengan apa yang sudah dicapai. Dan yang pasti harus sering berdoa,” kata Ahsan dalam rilis yang diterima Republika, Sabtu (2/12).

“Mereka masih muda, dan masih perlu banyak pengalaman dan pelajaran yang harus dihadapi. Jadi jangan cepat puas dan jangan cepat menyerah,” ujar Hendra. 

Ahsan/Hendra yang pernah meraih gelar juara dunia pada 2013 dan 2015 kembali berpasangan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2017 di Kepulauan Bangka Belitung. Partai Ahsan/Hendra melawan Frengky Wijaya Putra/Sabar Karyaman Gutama menjadi duel penutup Kejurnas PBSI 2017 di Kepulauan Bangka Belitung. 

Di laga final yang digelar di GOR Sahabudin, Pangkalpinang pada Sabtu (2/12), Ahsan/Hendra berhasil menang dengan dua game langsung 21-13 dan 21-17 dalam tempo 28 menit. “Senang bisa juara lagi setelah sekian lama berpisah. Ini menjadi ajang tolok ukur kemampuan kami sejauh mana kami masih bisa bersaing,” ujar Ahsan 

Menurut Hendra, sebenarnya lawan bisa memberikan perlawanan. “Tapi di akhir-akhir mereka justru banyak melakukan kesalahan sendiri,” kata Hendra.

Dengan gelar juara Kejurnas PBSI 2017, Ahsan/Hendra mengaku mereka belum mengetahui apa yang akan mereka jalani tahun depan. “Yang jelas kami akan istirahat dulu di sisa akhir tahun ini. Untuk tahun depan, saya tunggu instruksi pelatih saja,” ujar Ahsan.

Hendra mengatakan dia akan mempertimbangkan kalau dipanggil ke Pelatnas lagi. “Karena sejauh ini memang belum ada pembicaraan apapun,” ujar Hendra.