Selasa , 21 November 2017, 19:29 WIB

Diabadikan Jadi Nama Piala, Susi Susanti Merasa Tersanjung

Red: Didi Purwadi
Bilal Ramadhan
Susi Susanti
Susi Susanti

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemain nomor tunggal legendaris Indonesia, Lim Swie King dan Susi Susanti, tersanjung namanya diabadikan menjadi piala yang diperebutkan dalam kejuaraan bulu tangkis Superliga Junior 5-10 Desember 2017 dengan masing-masing dalam sektor putra dan putri.

"Dengan digunakannya nama saya sebagai nama piala bergilir Superliga Junior, saya merasa tersanjung. Itu buat saya, satu kebanggan tersendiri," kata Susi dalam konferensi pers Superliga Junior di Jakarta, Selasa.

Dengan diabadikannya nama dia sebagai nama piala, Susi mengharapkan bisa memberi motivasi bagi atlet-atlet muda untuk memberikan yang terbaik bagi negara. "Dengan ini, saya ingin menyuarakan semangat dan motivasi sendiri bagi atlet-atlet muda kita dengan harapan bahwa atlet muda Indonesia bisa mencapai prestasi, bisa berkiprah dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia," ujar Susi.

Adapun Lim Swie King yang berbicara dalam rekaman videonya yang ditayangkan di lokasi konferensi pers, juga mengungkapkan hal yang sama. Ia merasa tersanjung dan senang dengan penggunaan namanya menjadi nama trofi kejuaraan beregu junior.

"Saya tersanjung dan kadang-kadang merasa belum pantas untuk itu. Tapi, saya merasa senang dengan ini," kata King dalam rekaman video.

Menurut King, dengan adanya kejuaraan turnamen ini, menjadi modal berharga para pemain muda untuk menimba pengalaman turun di nomor beregu.

"Kalau beregu itu beda dengan individu, jadi ya satu untuk semua dan semua untuk satu dengan pernah mengalami permainan beregu, kita pasti bisa mengatasinya, dalam beregu apalagi ketika menjadi penentuannya," tutur King yang mengaku selalu membaca buku silat untuk menghilangkan ketegangan ketika menjadi pemain penentu.

Sumber : Antara

Berita Terkait