Rabu , 15 November 2017, 14:14 WIB

Jonatan Singkirkan Lin Dan di Babak Pertama China Open

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto
Antara/Sigid Kurniawan
Pebulu tangkis Indonesia Jonatan Christie.
Pebulu tangkis Indonesia Jonatan Christie.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Kejutan datang dari sektor tunggal putra di babak pertama China Open Super Series Premier 2017, Rabu (15/11).  Jonatan Christie yang datang tanpa titel unggulan berhasil menyingkirkan pemain senior unggulan tiga asal Cina, Lin Dan, di depan publiknya sendiri.

Jonatan menang dua gim langsung dengan 21-19 dan 21-16. Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia ini menyatakan, poin paling penting ada di gim pertama.

"Karena poinnya kan mepet terus. Saya nggak mau kecolongan di gim pertama, karena bisa jadi di gim kedua dia lebih percaya diri dan saya jadi ngedrop. Jadi sebisa mungkin poin-poin penting saya paksa. Apalagi pas 17 sama, saya banyakin smash dan cepetin di lapangan," kata Jonatan dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Rabu (15/11).

Menang di gim pertama, Jonatan meneruskan tren positif penampilannya di gim kedua. Ia terus memimpin jalannya pertandingan hingga 20-9. Suasana sempat menegang manakala Jonatan tak bisa mengalahkan Lin Dan begitu saja. Jonatan bahkan harus bersabar ketika Lin Dan mencoba menyusul hingga 20-16. Beruntung akhirnya tunggal putra Pelatnas PBSI tersebut bisa memenangkan gim kedua dengan 21-16.

"Tadi saya sudah unggul 20-9, dari situ dia juga jadinya all out aja. Karena di gim kedua awal dia agak tegang. Berasa dari gim pertama kami salaman aja tangannya sudah dingin. Sebagai pemain kami bisa merasakan kalau lawan lagi nervous. Saya juga kalau tegang tangannya suka dingin. Ternyata walaupun dia sudah juara Olimpiade dua kali, dia tetap ada tegangnya. Itu yang membuat saya percaya diri," ujar Jonatan.

Hasil ini sekaligus memperkecil jarak rekor pertemuan Jonatan dengan Lin Dan menjadi 2-3. Sebelumnya, Jonatan tertinggal 1-3 dari Lin Dan, dengan pertemuan terakhir yang terjadi di Autralian Open 2017 lalu. Saat itu Jonatan kalah dua gim langsung dengan 14-21 dan 19-21.

Selanjutnya di babak kedua, Jonatan masih menunggu lawan antara sesama penggawa Merah-Putih, Anthony Sinisuka Ginting dengan pemain Hong Kong, Ng Ka Long Angus.