Kamis , 02 November 2017, 03:21 WIB

Sirnas-Milo Badminton Bergulir di Pekanbaru

Red: Israr Itah
Istimewa
Salah satu peserta tunggal putri kelompok usia U-13 mengembalikan shuttlecock pada pertandingan babak penyisihan Sirnas-Milo Badminton Competition Pekanbaru di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Rabu (1/11).
Salah satu peserta tunggal putri kelompok usia U-13 mengembalikan shuttlecock pada pertandingan babak penyisihan Sirnas-Milo Badminton Competition Pekanbaru di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Rabu (1/11).

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Sirnas-Milo Badminton Competition merambah Pekanbaru setelah usai menggelar turnamen di Banten, Pontianak dan Malang. Ajang kompetisi bulu tangkis kelompok usia muda ini diperkaya dengan penambahan kategori usia baru, yaitu U-11, melengkapi kategori U-13 dan U-15.

Business Executive Officer Beverages Business Unit PT Nestlé Indonesia Prawitya Soemadijo mengungkapkan,  penambahan kategori baru tersebut merupakan salah satu langkah Nestlé MILO untuk terus mendorong proses regenerasi atlet bulu tangkis, khususnya di Provinsi Riau.

“Kami ingin memperkenalkan olahraga bulu tangkis sejak dini karena tidak hanya terkait kemampuan teknis, kami juga yakin bahwa olahraga dapat turut mengajarkan nilai-nilai kehidupan seperti pantang menyerah, sportivitas, percaya diri dan kerja sama tim,” kata dia dalam keterangan pers yang diterima Republika.co.id, Rabu (1/11).

Berawal dari kompetisi antar-SD, Sirnas-Milo Badminton Competition terus berkembang dan kini telah mencapai lebih dari 37 ribu siswa SD dan SMP di seluruh Indonesia. Di Pekanbaru, sebanyak lebih dari 100 siswa dari 19 klub bulu tangkis akan ikut menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk meraih poin tertinggi.

“Kami cukup sering menggelarturnamen bulu tangkis tingkat daerah di Provinsi Riau. Setidaknya ada empat yang diselenggarakan setiap tahunnya untuk anak usia dini hingga remaja. Kami berharap Sirnas-Milo Badminton Competition ini dapat semakin melatih mental, mengasah kemampuan serta memupuk kepercayaan diri para bibit pebulu tangkis di Provinsi Riau,” kata Ketua Umum Pengprov PBSI Provinsi Riau Eri Zulhendrizal. 

Selain kompetisi bulu tangkis, Sirnas-Milo Badminton Competition Pekanbaru yang diselenggarakan di Gelanggang Remaja Pekanbaru mulai 29 Oktober-3 November turut menghadirkan legenda bulu tangkis Indonesia, Candra Wijaya dan Ricky Soebagdja. Sementara Candra Wijaya berbagi teknik dasar bermain bulu tangkis kepada anak-anak usia SD pada sesi coaching clinic, Ricky Soebagdja akan berbagi informasi dengan para ibu mengenai pentingnya asupan nutrisi bagi anak aktif di kelas nutrisi. 

Sirnas-Milo Badminton Competition juga menghadirkan program pelatihan bulu tangkis bagi publik, khususnya anak usia dini yang akan dilaksanakan pada 4 November di GOR Angkasa Pekanbaru. Kegiatan yang diikuti oleh 30 guru olahraga di kota Pekanbaru dan lebih dari 150 siswa SD ini bertujuan untuk memberikan fasilitas bagi guru dan anak-anak usia dini untuk dapat mengetahui teknik dasar bulu tangkis yang benar.

Materi yang diberikan meliputi pelatihan teknik dasar bulu tangkis seperti latihan pengenalan bulu tangkis, latihan keseimbangan dan latihan pukulan.