Senin , 16 Oktober 2017, 19:20 WIB

Gregoria Antisipasi Keuletan Tunggal Putri Jepang

Red: Ratna Puspita
Humas PBSI
Pemain tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung
Pemain tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mengatakan dia harus bekerja lebih keras setelah lolos ke babak ketiga nomor perorangan BWF World Junior Championships. Sebab, dia mengatakan, lawan yang akan dihadapi semakin berat, seperti yang akan dihadapi pada babak ketiga yaitu Hirari Mizui dari Jepang.

Gregoria menang mudah dalam pertandingan perdananya di nomor perorangan Kejuaraan Dunia Junior (World Junior Championship/WJC) 2017 dan membukukan tempat di babak ketiga kejuaraan yang digelar di GOR Amongrogo, Senin (16/10).

Gregoria, yang diunggulkan di tempat ketiga tersebut, menang mudah dua gim langsung atas pebulu tangkis Norwegia Marie Christensen 21-6, 21-4. Kedua pemain memperoleh bye di babak pertama.

Mizui melangkah ke babak ketiga setelah menang dua gim langsung 21-10, 21-10 atas pemain Finlandia Pihla Linberg. Gregoria mengantisipasi keuletan tunggal putri Jepang tersebut. 

“Pemain Jepang biasanya sangat ulet dan permainannya tidak mudah dimatikan. Saya akan pelajari pola permainannya dari video. Beberapa teman juga pernah bertanding melawan dia dan cukup berat," kata dia dilansir dari Antara.

Meskipun demikian, tunggal putri Indonesia yang tampil untuk terakhir kalinya di kejuaraan junior tersebut, tetap memasang target untuk menjadi juara.

Pada laga melawan Christensen, Gregoria mengaku banyak melakukan kesalahan sendiri di awal pertandingan. Sebab, dia mengaku belum mengetahui pola permainan lawan. 

Namun, Gregoria selalu unggul dalam perolehan angka di tiap gim. "Pada awal pertandingan, saya hanya berupaya mengatur irama permainan supaya bisa sesuai dengan pola permainan yang saya inginkan. Tetapi, kadang-kadang pukulan saya masih terlalu kencang sehingga bola keluar," tuturnya.

Selain Gregoria, wakil Indonesia yang juga meraih kemenangan di pertandingan nomor perorangan World Junior Championships adalah tunggal putra Alberto Alvin Yulianto yang mengalahkan pemain Macau Pang Fong Pui 21-8, 21-12.

Ganda putra Indonesia G Prihardika/A Ramadhany melaju ke babak berikutnya setelah menang atas ganda Filipina Arthur Samuel Salvado/Lanz Ralf Zafra 21-11, 21-15.

Tunggal putra Indonesia yang menjadi unggulan ketujuh, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay juga melaju ke babak berikutnya setelah mengalahkan tunggal putra Brunei Darussalam Muhammad Hadi Haji Bakri 21-6, 21-2.

Sebelumnya, Manajer Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia Susy Susanti memasang target meraih satu medali emas dari kejuaraan di nomor perorangan World Junior Championships.

Sumber : Antara