Rabu , 18 Juni 2014, 14:00 WIB

Tiga Atlet Indonesia Rebut Kejuaraan Downhill Malaysia

Red:

JAKARTA -- Tiga atlet balap sepeda ekstrem Indonesia berhasil merebut tiga gelar juara dalam acara Malaysia MTB Festival 2014. Kejuaraan yang digelar pada 13-15 Juni di Port Dickson, Malaysia, ini pun diikuti ratusan pembalap sepeda downhill di Asia.

Para atlet tersebut adalah Hamzah Fansuri, Fauzan AMC, serta Dimas Jiwo. Mereka berhasil menyabet juara satu di tiap kelas perlombaan downhill sepeda yang digelar. Sedangkan, Aryadi Wishnu, atlet balap sepeda ekstrem kelas junior, mengikuti perlombaan di kelas elite untuk pertama kalinya.

Ia pun cukup puas dengan menduduki peringkat kelima. Menurut Edi Surya, pelatih tim, keberhasilan para atlet ini membuat bangga bangsa Indonesia.

"Mereka membawa nama bangsa Indonesia dan berhasil membuktikan prestasi mereka di luar negeri. Arya yang seharusnya juga masuk dalam kelas junior kami masukkan dalam kelas elite. Hasilnya pun memuaskan. Dari empat atlet Indonesia, tiga di antaranya menyabet juara satu," katanya.

Sayangnya, prestasi para atlet dalam dunia balap sepeda ekstrem ini tak dilirik pemerintah. Uchie Qhynantie, event manager, mengatakan, pemerintah belum melihat prestasi para calon atlet dan atlet berbakat ini.

"Ini menjadi kendala bagi kami karena tidak ada dukungan dari pemerintah. Padahal, kita memiliki potensi. Di negara lain, olahraga downhill sepeda justru didukung penuh pemerintahnya. Tetapi, di negara kita mereka harus berjuang sendiri," katanya.

Menurutnya, bakat dan prestasi para calon atlet muda berbakat ini harus ditunjukkan, baik melalui kejuaraan di tingkat nasional maupun internasional. "Untuk mencari bibit-bibit atlet sepeda downhill tidak mudah. Karena, ini adalah olahraga ekstrem," ujarnya.

Sejumlah prestasi pun telah berhasil mereka raih dalam berbagai kejuaraan, baik perlombaan nasional maupun internasional. Dalam event ini, tim Indonesia pun mendapatkan kehormatan untuk membuka dan menutup acara Malaysia MTB Festival 2014.

"Menteri Olahraga Malaysia meminta rider dari Indonesia untuk membuka dan menutup acara ini. Ini penghargaan untuk kami," kata Hamzah dan Arya, atlet balap sepeda ekstrem. Sedangkan, menurut Dimas, olah raga ini sangat memerlukan keterampilan dan keahlian. "Downhill sepeda bisa dipelajari ketrampilannya dan keahliannya. Ajang ini menjadi ajang pembuktian prestasi kami," kata pria yang berhasil meraih juara 1 kelas master B ini.

Mereka pun berharap agar pemerintah memberikan perhatian kepada para calon atlet dan atlet sepeda ekstrem berbakat guna mengembangkan keterampilannya. Noorazly Ja'alam, ketua penyelenggara Malaysia MTB Festival 2014, mengatakan, kejuaraan yang baru digelar pertama kalinya ini diikuti berbagai negara di Asia, seperti Malaysia, Indonesia, Singapura, Thailand, dan Jepang.

"Ada sekitar 200 peserta yang mengikuti. Perlombaan ini digelar dengan trek yang curam dan sempit sepanjang 800 meter," katanya. Ia mengatakan, perlombaan yang didukung Pemerintah Malaysia ini digelar untuk memperkuat persatuan. Azly pun memuji para atlet dari Indonesia yang berhasil menyabet tiga juara dalam lima kelas yang dilombakan ini.

"Saya lihat, pembalap ini (atlet Indonesia) bagus-bagus, mereka berpengalaman. Event selanjutnya akan digelar pada Oktober, saya ingin mereka mendukung kita," katanya.

rep:dessy suciati saputri  ed: fernan rahadi

Berita Terkait