Rabu , 04 October 2017, 06:36 WIB

Jonatan Christie tak Menyangka Berpeluang Lolos ke Dubai

Red: Bilal Ramadhan
Humas PBSI
Pemain tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie
Pemain tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemain tunggal putra Jonatan Christie tidak menyangka dirinya memiliki peluang untuk berlaga di Super Series Final 2017 di Dubai pada 13-17 Desember mendatang dengan menempati posisi 11 daftar peringkat "road to Dubai".

"Sebenarnya saya tidak menyangka bisa berpeluang dengan poin yang masih kejar-kejaran, untuk meraih posisi delapan besar peringkat dengan sisa empat turnamen Super Series tahun ini, siapapun bisa masuk," kata Jonatan saat berbincang dengan Antara di Jakarta, Selasa (3/10).

Untuk bisa berlaga di Dubai nanti, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) memberlakukan sistem peringkat "road to Dubai" yang hanya memberikan tiket bertanding pada para pemain yang menempati posisi delapan besar.

Dalam daftar tersebut, Jonatan berada di posisi ke-11 dengan 29.030 poin yang kalah 390 poin dari kompatriotnya Anthony Sinisuka Ginting di peringkat 10. Untuk nomor tunggal ini, akan ada 16 pemain yang akan lolos ke Super Series Final di Dubai.

Dengan tersisa empat turnamen Super Series di akhir tahun 2017 yakni Denmark Terbuka (17-22 Oktober), Prancis Terbuka (24-29 Oktober), China Terbuka (14-19 November) dan Hong Kong Terbuka (21-26 November), Jonatan berpeluang untuk bisa mengamankan langkahnya ke Dubai.

Akan tetapi dalam turnamen Super Series yang menawarkan poin 2.220 di putaran 32 besar hingga 9.200 jika berhasil mendapatkan juara, Jonatan menyebut hal tersebut bukanlah hal yang mudah.

"Karena memang semakin tinggi level turnamen, pemain yang turut serta bukanlah yang sembarangan. Jika disebut keinginan saya dan pasti semua pemain inginnya maksimal tapi kan tidak mudah karena lawan pasti sudah berat di awal turnamen," ujarnya.

Kendati demikian, Jonatan tidak mau melepaskan peluangnya tersebut begitu saja. Dia menegaskan akan terus berjuang untuk bisa berlaga di Super Series Final yang merupakan gelaran tertinggi level Super Series tersebut.

"Jika ada kesempatan seperti itu dan jika bisa kenapa tidak, tapi seperti yang saya bilang itu tidak mudah, saya hanya ingin berusaha mati-matian di empat Super Series tersisa dan fokus satu-satu dulu tidak perlu memikirkan target bisa dicapai atau tidak, yang penting berikan terbaik," ujar Jonatan menambahkan.

Hingga Selasa (3/10) pukul 22.30 WIB, hanya ada tiga wakil Indonesia dari nomor ganda putra dan ganda campuran yang masuk ke delapan besar daftar peringkat BWF "road to Dubai". Mereka adalah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di ganda putra, serta dua pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Marcus/Kevin kini menempati peringkat teratas klasemen "road to Dubai" di ganda putra dengan membukukan poin 57.280, sedangkan Praveen/Debby dan Tontowi/Liliyana menempati peringkat tiga dan tujuh dengan masing-masing membukukan poin 38.100 dan 29.190.

Sumber : Antara