Selasa , 20 June 2017, 06:46 WIB

PBSI Targetkan Tiga Medali Emas SEA Games 2017

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Andri Saubani
PBSI
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyelenggaraan SEA Games 2017 yang bertepatan dengan Kejuaraan Dunia 2017 di Glasgow, Skotlandia membuat atlet Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tidak bisa turun dengan kekuatan penuh. Pemain-pemain andalan seperti Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus kebagian mengikuti kejuaraan dunia.

Meski begitu, PBSI tetap membuat target untuk didapatkan pada SEA Games 2017. "Kami menargetkan bulu tangkis untuk meraih tiga medali emas," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid) Binpres PBSI, Susy Susanti dalam pernyataan tertulis yang diterima Republika, Senin (19/6).

Susy mengatakan, target tersebut akan diberikan pada nolor andalan yang dimungkinkan bisa mendapatkan medali emas. Tiga sektor yaitu beregu putra, ganda putra, dan tunggal putra diperkirakan visa mendapatkan medali emas.

Walau menaruh target pada tiga sektor tersebut, Susy berharap sektor lain juga bisa memberikan hasil maksimal untuk membuka peluang medali emas. "Mudah-mudahan kami bisa dapat medali emas dari ganda putri," tutur Susy yang juga menjadi manajer tim di SEA Games 2017.

Pada gelaran SEA Games 2015 di Singapura, tim bulu tangkis Indonesia sukses menjadi juara umum dengan raihan total sembilan medali. Dari semua medali tersebut, Indonesia mendapatkan tiga medali emas, dua medali perak, dan empat medali perunggu.

Tiga emas dipersembahkan oleh tim beregu putra, pasangan ganda putra Angga Pratama/Ricky Karanda Surwardi serta Praveen Jordan/Debby Susanto di ganda campuran. Sedangkan dua medali perak datang dari pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan pebulu tangkis tunggal putri Hanna Ramadini.

Empat perunggu lainnya diraih tim beregu putri. Hasil tersebut didapatkan dari pasangan ganda putri Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani, Suci Rizki Andini/Maretha Dea Giovani serta pasangan ganda campuran Riky Widianto/Richi Puspita Dili.