Jumat, 4 Sya'ban 1439 / 20 April 2018

Jumat, 4 Sya'ban 1439 / 20 April 2018

Final Indonesia Terbuka Pertemukan Kidambi Vs Sakai

Sabtu 17 Juni 2017 19:44 WIB

Rep: LINTAR SATRIA/ Red: Andri Saubani

Pebulu tangkis tunggal putra Jepang Kazumasa Sakai berusaha mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis tunggal putra India Prannoy HS dalam semifinal BCA Indonesia Open 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (17/6).

Pebulu tangkis tunggal putra Jepang Kazumasa Sakai berusaha mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis tunggal putra India Prannoy HS dalam semifinal BCA Indonesia Open 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (17/6).

Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Srikanth Kidambi melaju ke final Indonesia Terbuka 2017. Ia berhasil mengalahkan pemain nomor satu dunia saat ini Son Wan Ho dengan skor 21-15, 14-21, dan 24-22. Pada gim pertama Kidambi bisa menang dengan mudah tapi harus takluk pada gim kedua.

Pada gim ketiga, pertandingan berlangsung sangat ketat. Kedua pemain saling menyusul terutama di angka-angka akhir. Kidambi mengakui ia cukup kesulitan dalam pertandingan ini dan ada faktor keberuntungan dalam kemenangannya  "Pertandingan tadi berjalan sangat ketat terutama di gim ketiga. Angka terakhir tadi keberuntungan saya," kata Kidambi, Sabtu (17/6).

Walaupun laga berlangsung ketat, Kidambi cukup puas dengan permainannya hari ini. Sedikit yang ia sesalkan harus kalah di gim kedua karena kehilangan fokus dan konsentrasi.

Pada final besok Kidambi berhadapan Kazumasa Sakai. Sakai berhasil menggagalkan langkah Prannoy H.S ke final setelah ditumbangkan dengan skor 17-21, 28-26 dan 21-14. "Saya pikir dia bermain baik di beberapa turnamen terakhir dan mengalahkan pemain top dan dia bermain baik di turnamen ini sejak kualifikasi. Saya yakin pasti itu nanti akan menjadi pertandingan yang sulit," katanya.

Sementara Son Wan Ho menyesali kekalahannya karena ia sudah berusaha semaksimal mungkin dalam pertandingan semifinal ini. Ia membantah kekalahannya karena beban sebagai pemain unggulan.  "Kalau masalah rekor itu tidak masalah tapi untuk tunggal putra itu kan semua skill hampir sama semua jadi tergantung kondisi pemain itu sendiri dan sangat di sayangkan juga saya sudah mempersiapkan saya tetap kalah," katanya Ho.

Wan Ho mengatakan evaluasi yang ia dapatkan pada kekalahan hari ini ialah persoalan stamina. Pada gim ketiga, kata Ho, staminanya dan kekuatan pukulannya sudah turun. Selain itu ia juga akan memperbaiki permainan di depan net.

 

Sumber : Center
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES