Sabtu , 18 Maret 2017, 23:17 WIB

Fitriani Gagal Melaju ke Partai Final Swiss Terbuka

Red: Andri Saubani
PB PBSI
Fitriani
Fitriani

REPUBLIKA.CO.ID, BASEL –Atlet bulu tangkis tunggal putri Indonesia Fitriani gagal melaju ke partai final Swiss Terbuka 2017 setelah tumbang pada laga semifinal dari wakil Cina, Chen Xiaoxin. Fitriani kalah dua gim langsung, 17-21 dan 19-21, pada Sabtu (18/3).

Dalam pertandingan semifinal yang dilangsungkan di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, yang dipantau dari Tournamentsoftware, pertandingan berlangsung ketat sejak awal gim pertama. Kedua pemain saling bergantian mencetak poin hingga kedudukan imbang 3-3. Namun, Chen berhasil mencetak dua poin beruntun hingga unggul 5-3.

Selepas itu, Fitriani membalas dan menyeimbangkan kedudukan hingga 5-5. Namun, Chen kembali bisa memperoleh tiga poin dan akhirnya menutup interval game pertama dengan 11-6. Setelah jeda interval, Fitriani mencoba memperkecil kedudukan dan berhasil mengoleksi dua angka berturut-turut menjadi 8-11. Namun, Chen kembali tancap gas dan semakin menjauhi Fitriani 15-9.

Fitriani yang terus berusaha memperkecil defisit angka menjadi berhasil mendekati raihan angka Chen menjadi 15-17. Akan tetapi, usahanya itu belum cukup menyalip ataupun mencatat skor imbang hingga wakil China berhasil memastikan gim pertama jadi miliknya.

Unggul pada gim pertama, Chen tidak mau kehilangan momentum dengan langsung tancap gas dan unggul 5-0 atas Fitriani pada awal gim kedua. Dalam tempo beberapa menit, Fitriani berhasil mendekat dengan 4-6. Jelang interval gim kedua, perolehan angka kedua pemain berlangsung ketat hingga skor pada waktu interval menunjukan 11-8 untuk Chen. Selepas jeda interval, Fitriani terus mengejar ketinggalan hingga memperkecil selisih angka menjadi 13-14.

Jelang akhir laga, Fitriani sempat medapat momentum untuk memaksa terjadinya rubber gim saat tertinggal tipis dengan skor 19-20. Namun, dewi fortuna lebih memihak Chen hingga akhirnya wakil China itu menyentuh angka 21 lebih dulu. Kekalahan ini diketahui merupakan yang kedua kalinya dari Chen, setelah sebelumnya terjadi dalam ajang Indonesia Masters 2015 dengan skor 20-22 dan 14-21.

Sumber : Antara