Sabtu, 1 Muharram 1436 / 25 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Indonesia Rebut Dua Gelar di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013

Minggu, 11 Agustus 2013, 17:40 WIB
Komentar : 11
badmintonlink.com
Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013 yang digelar di Guangzhou, Cina.
Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013 yang digelar di Guangzhou, Cina.

REPUBLIKA.CO.ID, GUANGZHOU -- Indonesia memastikan merebut dua gelar pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013 di Tianhe Indoor Stadium, Guangzhou, Cina, Ahad (11/8). Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sukses menjadi juara di nomor ganda putra setelah mengalahkan pasangan Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen dua set langsung.

Ahsan/Hendra menyumbangkan gelar kedua bagi Indonesia lewat pertandingan yang cukup ketat melawan pasangan unggulan ketiga tersebut. Ahsan/Hendra berhasil mengunci kemenangan lewat pertandingan berdurasi 33 menit dengan skor 21-13, 23-21.

Ahsan/Hendra sudah unggul sejak gim pertama, permainan cepat yang ditunjukkan oleh Ahsan/Hendra membuat lawan tak mampu menyeimbangkan pertandingan dan sulit menyamai kedudukan.  Gim kedua berlangsung cukup ketat dan saling menyamai kedudukan.

Pasangan Denmark tersebut sempat memimpin 20-18, namun Ahsan/Hendra membalikkan kedudukan sehingga memimpin kedudukan dengan skor 21-20. Pukulan dari Ahsan sempat melebar sehingga menguntungkan lawan dan terjadi deuce 21-21.

Ahsan/Hendra memastikan meraih gelar juara dunia setelah pengembalian bola dari pasangan Denmark mengenai net. Gelar juara dunia ini merupakan yang kedua bagi Hendra, sebelumnya dia meraih gelar yang sama pada 2007 lalu bersama dengan Markis Kido. Sedangkan bagi Ahsan gelar ini adalah yang pertama kalinya.

Ahsan/Hendra baru saja dipasangkan mulai Agustus 2012 dan telah memenangkan sejumlah gelar seperti Indonesia Terbuka Superseries Premier dan Singapura Terbuka beberapa waktu lalu, serta menempati rangking ke lima dunia.

Sebelumnya, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil merebut gelar juara di nomor ganda campuran. Ganda campuran andalan Indonesia itu jadi juara dunia setelah mengalahkan Xu Chen/Ma Jin yang merupakan ganda campuran nomor satu dunia asal Cina dengan 21-13 dan 21-16.

Bagi Tontowi, ini adalah gelar juara dunianya yang pertama. Sementara untuk Liliyana adalah yang ketiga, setelah tahun 2005 dan 2007 bersama Nova Widianto.

Dua gelar yang diraih Indonesia merupakan dua gelar pertama yang didapat Indonesia di ajang Kejuaraan Dunia Bulutangkis sejak tahun 2007. Terakhir, pada tahun tersebut Indonesia meraih dua gelar lewat pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan dan Liliyana Natsir/Nova Widianto.

Reporter : Rizky Jaramaya
Redaktur : Fernan Rahadi
Mimpi yang paling benar ialah (yang terjadi) menjelang waktu sahur (sebelum fajar)((HR. Al Hakim dan Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Tugas Kopassus di Era Presiden Baru
JAKARTA -- Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus telah memiliki pemimpin baru yaitu Mayjen TNI Doni Monardo. Bertepatan dengan penggantian presiden baru, ada beberapa hal...