Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Nadal Mundur dari Miami Terbuka

Senin, 18 Maret 2013, 09:46 WIB
Komentar : 0
Reuters/Danny Moloshok
Rafael Nadal, petenis Spanyol, berpose bersama trofi dan bendera Spanyol usai menaklukkan petenis Argentina, Juan Martin Del Potro, di partai final turnamen BNP Paribas Terbuka di Indian Wells, California, Ahad (17/3).

REPUBLIKA.CO.ID, CALIFORNIA -- Petenis nomor lima dunia, Rafael Nadal, mundur dari rencana tampil pada turnamen tenis Sony Terbuka di Miami pada pekan depan. Nadal mundur tanpa alasan pasti.

Petenis kidal dari Spanyol itu mulai tampil lagi di sirkuit turnamen ATP bulan lalu setelah tujuh bulan absen karena cedera kaki. Nadal sukses meraih gelar juara setelah memenangkan babak final turnamen BNP Paribas Terbuka di Indian Wells, California, Minggu.

"Kami kecewa mendengar berita bahwa Rafael Nadal tidak akan tampil di Miami tahun ini, tanpa memberi tahu alasan pasti, sejak ia tampil lagi dalam turnamen Tur," kata Direktur Turnaman Sony Terbuka, Adam Barrett, dalam pernyataannya.

"Ia merupakan duta besar dalam turnamen itu dan banyak pengagumnya di sini di Florida Selatan,'' kata Barrett. ''Kami berharap ia dalam kondisi baik dan berharap bertemu lagi dengan dia di Miami tahun depan.''

Kendati Nadal belum memberi tahu alasannya mundur kedua kalinya dari turnamen ATP Masters 1000 tahun ini, tapi Nadal diduga menghindar tampil di turnamen tanah keras karena khawatir cedera kakinya kambuh.

Petenis 11 kali juara turnamen Grand Slam dan spesialis lapangan tanah liat itu mengawali permainan dengan catatan 16-1 musim ini. Dia sudah memenangi dua gelar ATP di permukaan tanah liat di Amerika Selatan pada bulan lalu.

Nadal sedang fokus ke turnamen Prancis Terbuka yang akan dimulai pada akhir Mei.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara/Reuters
556 reads
Malu adalah bagian dari iman.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...