Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tontowi-Liliyana Melaju ke Semifinal Swiss Terbuka

Sabtu, 16 Maret 2013, 07:14 WIB
Komentar : 0
AP/Anders Brohus
Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juara bertahan Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir tanpa kesulitan mencapai semifinal setelah mengandaskan pasangan Korea, Shin Baek Choel-Jang Ye Na, pada babak perempatfinal turnamen Swiss Terbuka Grand Prix Gold, Sabtu dinihari WIB.

Ganda campuran terbaik Indonesia itu hanya membutuhkan waktu 31 menit untuk membungkam lawannya dengan skor 21-15, 21-13 pada pertemuan pertama mereka.

Sejak awal pertandingan, pasangan yang baru saja mempertahankan gelar All England itu sudah mendominasi permainan. Tontowi-Liliyana terlalu tangguh untuk ditaklukkan oleh lawannya yang sebelumnya secara mengejutka memulangkan unggulan kedelapan, Mads Pieler Kolding-Kamilla Rytter Juhl asal Denmark.

Pada babak semifinal, Tontowi-Liliyana, sudah ditunggu oleh ganda campuran asal China, Tang Jinhua-Zhang Nan. Sebelumnya, pasangan peringkat 108 dunia itu mampu menghentikan langkah Markis Kido-Pia Zebadiah Bernadeth lewat rubber game 21-19, 19-21, 21-14.

Pia, yang juga bermain di nomor ganda putri bersama rekan duetnya Rizki Amelia Pradipta, kembali gagal merebut tiket semifinal. Pasangan non-pelatnas itu harus menyerah atas unggulan pertama asal Denmark, Christinna Pedersen-Kamilla Rytter Juhl dengan skor 19-21, 15-21.

Indonesia masih memiliki dua perwakilan yang masih akan bertanding untuk mengamankan tiket ke semifinal, yakni ganda putra Alvent Yulianto Chandra-Markis Kido serta ganda campuran Muhammad Rijal-Debby Susanto. Hingga Sabtu dini hari, keduanya masih belum bertanding.

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : Antara
1.189 reads
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...