Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Indonesia Siap Berlaga di All England

Rabu, 06 Maret 2013, 10:40 WIB
Komentar : 0
Antara/Zarqoni
Tommy Sugiarto

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Tim Bulu Tangkis Indonesia siap berlaga di Kejuaraan Bulu Tangkis All England Superseries Premier mulai 6 hingga 10 Maret.

''Tim Bulu Tangkis Indonesia sebagian datang dari Indonesia disambut Wakil Duta Besar RI London, Harry R.J Kandou,'' kata Sekretaris Satu Pensosbud KBRI London, Heni Hamidah, Rabu.

Sebagian lagi Tim Bulu Tangkis Indonesia datang langsung dari Jerman setelah mengikuti Kejuaraan German Open Grand Prix Gold 2013. Kejuaraan yang membawa atlet Tommy Sugiarto melaju ke babak final meskipun kemudia harus menyerah di tangan pemain Chen Long dari Cina.

Tanpa terlihat lelah, para pemain bulu tangkis nasional yang dipimpin langsung pelatih Herry Iman Pierngadi langsung berlatih di National Indoor Arena, Birmingham. Terlihat juga para pemain dari negara lain seperti Cina, Thailand dan Denmark juga tengah semangat berlatih.

Herry mengatakan hal yang sangat penting bagi para pemain untuk melihat dan merasakan suasana dan situasi lapangan yang akan digunakan. "Meskipun waktu yang diberikan oleh pihak penyelenggara untuk berlatih di tempat tersebut sangat terbatas, harus betul-betul dapat dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin," ujarnya.

Pada kejuaraan bergengsi All England 2013 ini, Indonesia menurunkan 34 pemain yang akan berlaga baik di nomor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Harapan terbesar tertuju pada pasangan ganda campuran terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliana Natsir, agar dapat mempertahankan gelar juara All England yang diraih tahun lalu.

Babak kualifikasi dimulai Senin dan pasangan baru ganda campuran Praveen Jordan dan Vita Marissa serta pemain tunggal putri Bellatrix Manauputty berhasil melewati pertandingan pertamanya di babak kualifikasi All England 2013. Diharapkan keberhasilan ini dapat diikuti pemain lainnya.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
842 reads
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda