Jumat, 18 Jumadil Akhir 1435 / 18 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Sony dan Hayom Terhenti di Perempat Final

Jumat, 22 Juni 2012, 21:54 WIB
Komentar : 1
Sony Dwi Kuncoro
Sony Dwi Kuncoro

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Dua tunggal putra Indonesia Sony Dwi Kuncoro dan Dionysius Hayom Rumbaka terhenti di perempat final Singapura Terbuka Super Series, Jumat (22/6).

Sony, yang dua pekan lalu menjuarai Thailand Terbuka GP Gold, kalah oleh pemain Denmark Viktor Axelsen 17-21, 24-26 di Singapore Indoor Stadium, Singapura. Sementara Hayom menyerah kepada pemain Thailand Boonsak Ponsana 23-21, 7-21, 18-21.

"Dia kan tinggi jadi 'timing' pukulannya kadang-kadang saya nggak pas terus," ujar Sony mengenai lawanya yang bertinggi badan 195cm itu.

Sony juga mengaku pengembaliannya sering mati karena pukulan lawannya bagus dan taktis. "Sayanya sendiri sering ragu dan kurang bisa menahan poin demi poin," tambahnya.

Sementara itu, duel antara ganda putri Indonesia, unggulan delapan Greysia Polii-Meiliana Jauhari dan Anneke Feinya Agustin-Nitya Krishinda dimenangi Greysia-Meiliaa 21-10 21-12.

Pada semifinal, Greysia-Meiliana akan bertemu pasangan Taiwan unggulan keenam Cheng Wen Hsing-Chien Yu Chin yang menyisihkan unggulan ketiga Shizuka Matsuo-Mami Naito dengan kemenangan 21-18, 16-21, 21-14.

Adapun langkah ganda campuran Hendra Setiawan-Vita Marissa dihentikan pasangan unggulan keempat asal Jepang Shintaro Ikeda-Reiko Shi.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS Al-Baqarah: 39)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar