Jumat, 27 Januari 2012, 21:10 WIB

Duel Perebutan Gelar 'Ratu Tenis' Dunia

Rep: Muhammad Iqbal / Red: Didi Purwadi
AP/Martin Philbey, Pool
Victoria Azarenka, petenis Belarusia, meluapkan emosinya usai mengalahkan Kim Clijsters asal Belgia di babak semifinal Australia Terbuka di Melbourne, Australia, Kamis (26/1).
Victoria Azarenka, petenis Belarusia, meluapkan emosinya usai mengalahkan Kim Clijsters asal Belgia di babak semifinal Australia Terbuka di Melbourne, Australia, Kamis (26/1).

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Final tenis putri Australia Terbuka 2012 bukan sekadar perebutan gelar Grand Slam. Pemenang laga di Rod Laver Arena, Melbourne, Sabtu (28/1) besok sekaligus akan menobatkan dirinya sebagai 'Ratu Tenis' dunia. Pemenangnya akan menjadi petenis nomor satu dunia menggusur Caroline Wozniacki.

Petenis Belarusia, Victoria Azarenka, dan petenis Rusia, Maria Sharapova, yang akan bersaing untuk memenangkan dua 'bonus' itu sekaligus. Azarenka mengakui bahwa dirinya ingin merebut juara Grand Slam Australia Terbuka sekaligus menjadi petenis nomor satu dunia.

"Saya menginginkannya dan kedua hal itu yang saya cari," ujarnya seperti dilansir AP, Jum'at (27/1).
 
Keinginan berbeda diutarakan oleh Sharapova. Petenis berusia 24 tahun ini mengatakan bahwa dirinya tidak  berambisi untuk menduduki peringkat satu dunia. "Saya pernah berada di posisi itu sebelumnya. Untuk saya, hal yang terpenting saat ini adalah memenangi Grand Slam. Itulah tujuan saya," tutur petenis pemilik 'pekikan berisik' tersebut.
 
Kedua petenis ini telah bertemu sebanyak enam kali. Rekor pertemuan antara keduanya saat ini imbang 3-3. Akan tetapi untuk laga final, keuntungan berada di tangan Azarenka. Petenis berusia 22 tahun ini berhasil mengalahkan Sharapova dalam final Standford pada 2010 dan Florida tahun lalu.