Thursday, 26 Safar 1436 / 18 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Susah Payah Tundukan Nadal, Djokovic Juarai Amerika Terbuka

Tuesday, 13 September 2011, 11:09 WIB
Komentar : 0
AP/Charles Krupa
Novak Djokovic mencium lapangan usai memastikan juara Amerika Terbuka dengan mengalahkan Rafael Nadal di partai final.
Novak Djokovic mencium lapangan usai memastikan juara Amerika Terbuka dengan mengalahkan Rafael Nadal di partai final.

REPUBLIKA.CO.ID,NEW YORK - Novak Djokovic mengalahkan juara bertahan Rafael Nadal 6-4, 6-2, 6-7, 6-1 dan tampil sebagai juara tunggal putera turnamen tenis AS Terbuka, Senin (12/9) waktu setempat. Ini merupakan gelar Grand Slam ketiga tahun ini setelah bermain maraton di final.

Petenis nomor satu dunia dari Serbia itu, yang sebelumnya memenangi Australia Terbuka sebelum mengalahkan Nadal di final Wimbledon, menoreh 64 kemenangan. Djokovic kalah hanya dua sepanjang tahun ini.

Namun, kendati sudah hampir meraih gelar dengan kekurangan dua poin pada game ke-12 set ketiga, mimpinya nyaris kandas karena kehilangan angka pada kedudukan tie-breaker. Djokovic sempat mendapatkan perawatan karena merasa ada masalah pada punggungnya. Kemenangan itu membuat petenis unggulan utama yang masih berusia 24 tahun itu meraih gelar Grand Slam keempat setelah mengawalinya pada Australia Terbuka 2008.

Nadal, juara turnamen Grand Slam 10 kali, mengalami kekalahan keenam dalam enam pertemuannya dengan Djokovic sepanjang 2011. Petenis Serbia itu menang dalam pertandingan yang berlangsung selama empat jam 10 menit. Pertandingan diwarnai dengan pukulan keras menyilang serta permainan reli yang cukup mendebarkan.

"AS Terbuka...... turnamen yang amat mengesankan," kata Djokovic, yang harus mengamankan dua match points untuk mengalahkan Roger Federer dalam laga lima set di semifinal. "Saya merasakan sesuatu yang amat hebat. Saya menjalani tahun-tahun mendebarkan. Bermain lawan Rafa merupakan tantangan luar bisa dan saya berharap kami akan bertemu lagi pada laga-laga berikutnya di tahun-tahun mendatang."

Nadal, yang menghadapi 26 break point dari lawannya serta membuat 32 winner dibanding 55 yang dilakukan lawannya, mengatakan ia akan membuat perhitungan dengan Djokovic pada pertemuan mereka selanjutnya.

"Saya kecewa kalah. Tetapi, Novak sudah melakukan sesuatu yang tidak dapat dibayangkan tahun ini," kata Nadal. "Kami bermain habis-habisan. Saya berusaha bermain agresif, tapi lawan saya melakukan hal yang amat fantastik. Saya berjuang atas setiap bola yang dilayangkannya."

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara/AFP
Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya(HR. Muslim, no. 2588)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ratusan WNI Gabung ISIS, BNPT Sulit Lakukan Pendataan, Mengapa?
JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Indonesia (BNPT) memperkirakan ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah dan Irak. Namun...