Indonesia Tanpa Gelar di All England

Ahad, 14 Maret 2010, 23:13 WIB
Smaller  Reset  Larger
BIRMINGHAM--Harapan Indonesia untuk merebut gelar juara bulu tangkis All England Super Series 2010 kembali tak terpenuhi. Satu-satunya wakil Indonesia di final, ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir, takluk dari pasangan nonunggulan Zhang Nan/Zhao Yunlei.

Melalui pertarungan panjang dan melelahkan, Nova/Lily yang merupakan unggulan kedua menyerah dengan 18-21, 25-23, dan 21-18 dalam 1,5 jam pertarungan Ahad (14/3). Dengan kekalahan ini, Indonesia tak pernah lagi meraih gelar ganda campuran All Englnad sejak 1979. Saat itu pasangan Christian Hadinata/Imelda Wigoena yang terakhir mempersembahkan gelar ganda campuran All England. Sedangkan gelar terakhir di All England didapat tahun 2003 melalui ganda putra Candra Wijaya/Sigit Budiarto.

Sementara itu, di nomor tunggal putri Denmark mampu merengkuh gelar melalui Tine Rasmusen. Di final Tine menumbangkan Wang Yihan yanag merupakan unggulan pertama dengan angka 21-14, 18-21, dan 21-19 dalam satu jam.

Denmark dengan hasil ini memastikan dua gelar. Satunya lagi didapat dari ganda putra yang terjadi final sesama Denmark, antara Mathias Boe/Carsten Mogensen melawan Lars Paaske/Jonas Rasmussen.

Cina pun memastikan dua gelar. Selain dari ganda campuran, Cina juga merajai ganda putri yang mempertemukan Du Jung/Yu Yang (unggulan pertama) dan Cheng Shu/Zhao Yunlei (unggulan ketiga).

Untuk tunggal putra akan diperebutkan wakil dari Jepang dan Malaysia. Tunggal putra Jepang nonunggulan, Kenichi Tago, membuat kejutan dengan melaju ke final menantang Lee Chong Wei (unggulan pertama) dari Malysia. Ini merupakan pertama kali tunggal putra Jepang lolos ke final All England.
Red: arif



Isi Komentar

  1. Jumlah karakter tersisa: 320
18 Sya'ban 1431 H - 30 Juli 2010


Berita Terbaru


Korban jiwa akibat ledakan gas elpiji terus terjadi. Siapa yang paling bertanggung jawab dalam masalah ini?