Kamis , 06 October 2016, 09:11 WIB

Janji Aji kepada Ortu, Menorehkan Legenda Baru

Red: Sandy Ferdiana
Dok. PB PON XIX dan Peparnas XV 2016 Jabar
Triady Fauzi Sidiq
Triady Fauzi Sidiq

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Triady Fauzi Sidiq merupakan legenda baru olahraga yang dihasilkan dari multievent PON XIX 2016 Jabar. Pria yang sering disapa dengan nama panggilan Aji itu, berhasil meraih delapan emas atas cabor renang, dan memecahkan rekor sebagai peraih medali emas terbanyak.

Pria asal Kota Cimahi itu memang fenomenal. Di PON sebelumnya di Riau (2012), Triady mempersembahkan tujuh medali emas untuk kontingen Jabar. Begitupun dalam PON XIX 2016 Jabar, harapan Aji bisa menyumbang emas lebih banyak dari PON Riau akhirnya terwujud.  

Prestasi Aji tentu mendapat apresiasi dari publik. Sesuai dengan moto PON XIX 2016 ‘Berjaya di Tanah Legenda’, Triady akhirnya dijuluki sebagai legenda baru olahraga. Sampai-sampai Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyebutnya, Triady adalah Michael Phelps (atlet renang dunia) Indonesia.

Aher, panggilan akrab Ahmad Heryawan, mengaku bangga memiliki atlet seperti Triady.  ‘’Triady Fauzi itu Michael Phelps-nya Indonesialah. Kita harus bangga,’’ katanya.

Kepada wartawan, Aji mengatakan, prestasi spektakuler tidak datang begitu saja. Dirinya Sebelumnya, ia mengaku telah mempersiapkan diri secara serius sejak dua tahun lalu. Aji yang tergabung dalam pemusatan latihan nasional (Pelatnas) juga sempat berlatih di Australia selama enam bulan untuk persiapan Olimpiade 2016.

Selain itu, Aji juga terjun pada sejumlah kejuaraan di luar negeri. Namun sayang, Aji gagal bertanding di Olimpiade, padahal catatan waktunya sudah mendekati limit Olimpiade.Tiket ke Olimpade akhirnya jadi milik Glenn Victor dan Yessy Yosaputra.

"Terus terang saya sempat drop karena gagal ke Olimpiade, padahal sudah berlatih keras. Tapi, selanjutnya saya mencoba menyikapinya secara positif,’’ ujar Aji.

Perenang berusia 25 tahun ini bertekad membayar kegagalan dengan meraih prestasi maksimal pada PON XIX 2016. "Saya janji sama kedua orang tua untuk berprestasi di PON. Alhamdulillah, saya berhasil meraih delapan medali emas," tutur Aji.