Senin , 06 November 2017, 12:58 WIB

Marquez, Langganan Podium yang Kerap Tergelincir di Lintasan

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Israr Itah
Andi Brownbill/AP
Marc Marquez setelah menerima trofi pada MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island  , Australia,
Marc Marquez setelah menerima trofi pada MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island , Australia,

REPUBLIKA.CO.ID, VALENCIA -- Bintang MotoGP, Marc Marquez terkenal dengan gaya balapnya yang ambisius. Karakter tersebut berhasil memberinya lima gelar juara dunia sejauh ini.

Meski demikian, Marquez juga terkenal sebagai pembalap MotoGP yang paling sering mengalami insiden di lintasan. Pada musim ini saja, pembalap 24 tahun itu sudah terjatuh 25 kali dari tunggangannya sejak sesi latihan bebas. Dia dinobatkan sebagai pembalap profesional yang paling banyak terjatuh. Berikut ini catatan insiden kecelakaan Marquez di lintasan, dilansir dari Speedweek, Senin (6/11).

2013

Marquez masuk ke kelas MotoGP pertama kali 2013 dan langsung menjadi juara dunia. Dia total terjatuh 15 kali. Meski begitu, dia hanya mengalami satu kecelakaan fatal yang membuatnya absen dari balapan.

Kecelakaan itu terjadi di Mugello dan menjadi insiden terburuk sepanjang kariernya. Marquez melaju pada kecepatan 337,9 kilometer (km) per jam. Dia mendapatkan memar di sekujur tubuh, luka sobek di dagu, juga bahu.

2014

Marquez merayakan 10 kemenangan berturut-turut dan dinobatkan kembali menjadi juara dunia. Ini juga menjadi musim di mana pembalap Repsol Honda tersebut jatuh paling sedikit, hanya 11 kali.

Pada musim 2014, Marquez pertama kali terjatuh di Misano. Dia kembali terjatuh di Philip Island. Marquez gagal menjadi juara dunia, namun dia berkilah lebih baik sering jatuh tahun ini, sebagai bekal juara tahun depan.

2015

Setelah kehilangan mahkotanya pada 2014, Marquez kembali membangun misi baru meraih juara dunia 2015. Dia jatuh 17 kali di sesi latihan, namun untungnya hanya satu kali saja jatuh saat balapan, tepatnya sebelum dia mendapatkan gelar juara dunia di Le Mans.

2017

Tahun ini, Marquez memecahkan rekornya sendiri dengan terjatuh 25 kali. Meski dia mengalami kecelakaan berkali-kali, pertama di Argentina, lalu di Le Mans, kemudian Silverstone akibat gagal mesin, dia bisa menjadi calon juara dunia terkuat musim ini. Marquez pun mengeluarkan pernyataan atas banyaknya kecelakaan yang dialaminya.

"Saya jatuh karena saya berusaha. Saya selalu memberikan 100 persen mulai dari sesi latihan bebas pertama hingga balapan, sebab saya mencoba melakukan yang terbaik. Itulah gaya saya yang telah memberi saya lima gelar juara dunia," katanya.