Ahad , 05 November 2017, 17:36 WIB

Marquez Mengaku Tahu Perasaan Lorenzo

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Joko Sadewo
Republika/Darmawan
 Pembalap Repsol Honda Team 2017, Marc Marquez, Selasa (17/10).
Pembalap Repsol Honda Team 2017, Marc Marquez, Selasa (17/10).

REPUBLIKA.CO.ID, VALENCIA -- Marc Marquez menegaskan Repsol Honda tidak akan menggunakan team order untuk menyokongnya meraih gelar juara dunia keempat MotoGP tahun ini. Pembalap Spanyol ini seharusnya merayakan gelar juara dunianya di Sepang, namun gagal karena Andrea Dovizioso finis pertama.

Dovi harus menang di Valencia dan berharap Marquez finis minimal ke-12. Satu hal yang nyaris mustahil, namun masih tetap menyimpan harapan untuk pembalap Ducati tersebut.

Ducati menggunakan team order di Sepang, meski Dovi dan rekan setimnya, Jorge Lorenzo menyangkal. Lorenzo mendapat kode 'Suggesting Mapping 8' sebelum melebar di lap ke-16.

Marquez mengatakan dia bisa merasakan seperti yang dirasakan Lorenzo. Saat seorang pembalap ingin berjuang untuk menang, rekan setimnya juga memperjuangkan gelar tersebut. Team order tentu sulit diterima, mengingat tampil sebaik mungkin adalah bagian dari pekerjaan pembalap.

"Di Valencia, tidak ada team order bagi Honda," kata Marquez, dilansir dari Autosport, Ahad (5/11).

Marquez menyayangkan rekan satu timnya, Dani Pedrosa bernasib sama dengannya di Malaysia. Sepang semestinya menjadi sirkuit terbaik dan salah satu favorit Pedrosa.

Baby Alien berkomitmen tampil maksimal di sesi latihan bebas dan final di Valencia. Dia tak akan membiarkan gelar juara dunia jatuh ke tangan lawan. "Saya tak akan memulai balapan untuk finis ke-11 di sana," katanya.