Ahad , 05 November 2017, 17:16 WIB

Marquez De Javu, Final 2017 Seperti 2013

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Joko Sadewo
Youtube
Pembalap Respol Honda Marc Marquez
Pembalap Respol Honda Marc Marquez

REPUBLIKA.CO.ID,VALENCIA -- Marc Marquez siap menuju final MotoGP 2017 di Valencia, Spanyol. Dia mengaku de javu, merasakan final dua pekan mendatang tak ubahnya seperti final 2013.

"Situasinya mengingatkan saya seperti 2013. Saat itu saya ke Spanyol dengan peluang jauh lebih kecil dari apa yang saya miliki sekarang. Mental saya saat ini sama dengan saat itu, sama-sama tak bisa rileks," kata Marquez, dilansir dari GP One, Ahad (5/11).

Marquez kembali mengomentari balapan di Sepang akhir pekan lalu. Perayaan kemenangannya ditunda karena Andrea Dovizioso finis pertama, sementara Marquez hanya selesai keempat.

Ada rasa kecewa di hati Marquez, namun Baby Alien mempunyai prioritas lain. Pada saat bersamaan, dia lega karena bisa melepaskan diri dari ambisi berlebihan di sirkuit Negeri Jiran tersebut. "Ambisi di luar kontrol akan sangat membahayakan saya," katanya.

Marquez juga mengomentari isu team order di tubuh Ducati. Jorge Lorenzo mendapat perintah membuka jalan bagi Dovi dengan munculnya tulisan 'Suggesting Mapping 8' di papan dasbor yang tak sempat dibacanya.

"Seperti yang telah saya ungkapkan di beberapa kesempatan. Takdir saya ada di tangan saya. Saya tidak tahu apakah ada team order atau tidak di kubu Ducati. Jorge dan tim sedang berjuang untuk kejuaraan dunia. Anda sudah tahu apa yang harus dilakukan dan bagaimana bersikap. Saya pikir itu normal. Saya hanya perlu meneruskan jalan saya sendiri," katanya.

Marquez kini mengantongi 244 angka, lebih unggul dibanding Dovi (233 angka). Maverick Vinales terpaut jauh dari keduanya dengan raihan 203 angka, disusul Dani Pedrosa (170 angka), dan Valentino Rossi (168 angka).